Bela George Floyd, Paul Pogba dan Marcus Rashford Ajak Perangi Rasisme

INDOSPORT.com Diupdate 03.58, 02/06 • Dipublikasikan 04.25, 02/06 • Penulis: Ade Gusti | Editor: Indra Citra Sena

INDOSPORT.COM - Dua bintang Manchester United, Paul Pogba dan Marcus Rashford, mengutuk tindakan rasisme pemerintah yang menewaskan George Floyd di Minneapolis, Amerika Serikat.

Paul Pogba merasa sangat marah, kecewa dan sedih dengan ketidakadilan yang dialami George Floyd, seorang pemuda asal Amerika Serikat, sehingga membuat nyawanya melayang.

Seperti diketahui, Floyd, yang merupakan seorang African-American, tewas karena lehernya ditindih lutut seorang polisi Minneapolis bernama Derek Chauvin pada Senin (25/5/20).

Melalui akun Instagram pribadinya, bintang Manchester United yang baru sembuh dari cedera itu mengirimkan pesan simpati dan mengajar orang-orang menghentikan aksi rasisme.

“Belakangan ini, saya merenungkan bagaimana cara mengungkapkan perasaan saya terhadap apa yang terjadi di  Minneapolis. Saya merasa marah, kasihan, benci, jengkel, frustasi dan sedih,” tulis Pogba.

“Saya turut bersedih untuk George (Floyd) dan semua orang berkulit hitam yang mengalami rasisme setiap hari. Entah itu di  sepak bola, di kantor, di sekolah, di mana pun.”

        View this post on Instagram                      

A post shared by Paul Labile Pogba (@paulpogba) on Jun 1, 2020 at 8:34am PDT

"Rasialisme harus dihentikan, sekali dan untuk selamanya! Bukan besok atau lusa, tetapi sekarang juga! Para pelaku tindak rasial tidak bisa ditoleransi. Rasialisme adalah kebodohan, kasih adalah kecerdasan," tegas Pogba.

Marcus Rashford juga merasakan kesedihan serupa dengan rekan setimnya itu. Pemain berpaspor Inggris itu mengungkapkan kekecewaannya atas ketidakadilan yang masih saja dialami orang-orang kulit hitam.

"Teman-teman, saya tahu kalian belum mendengar apa pun dari saya sejak beberapa hari lalu. Saya berusaha mencerna apa yang terjadi di dunia ini," tulis Rashford.

        View this post on Instagram                      

A post shared by Marcus Rashford (@marcusrashford) on Jun 1, 2020 at 2:02am PDT

"Ketika saya berharap orang-orang bisa berjalan dan bekerja bersama, serta bersatu, kita semua malah tambah terpecah-belah. Orang-orang terluka dan butuh jawaban."

"Orang-orang kulit hitam berharga. Kultur dan komunitas orang-orang kulit hitam berharga. Kami berharga," tegasnya.

Ajakan memerangi rasisme oleh kedua pemain andalan Manchester United bukan tanpa alasan. Keduanya juga kerap menjadi korban pelecehan saat tampil di lapangan hijau.

Paul Pogba contohnya. Ia pernah diganjar ejekan rasial karena gagal mencetak gol penalti bagi Manchester United saat bertanding melawan Wolverhampton Wanderers.

Pun Rashford yang tergabung dengan timnas Inggris. Entah sudah berapa kali dia mendengar hinaan-hinaan rasial yang ditujukan kepada timnya.

Artikel Asli