Bekal Buat Kamu Sebelum Nonton Film Project Power, Ada Yoshi Sudarso Ikut Main!

SINDOnews Dipublikasikan 07.28, 14/08 • Herita Endriana
Bekal Buat Kamu Sebelum Nonton Film Project Power, Ada Yoshi Sudarso Ikut Main!
Film laga tentang kekuatan super Project Power mulai tayang di Netflix pada Jumat (14/8). Foto/Netflix

Film laga tentang kekuatan super, "Project Power", mulai tayang Jumat ini (14/8) dengan pemeran utama Jamie Foxx, Joseph Gordon-Levitt, dan Dominique Fishback.

"Project Power" udah bisa kamu tonton di Netflix, dengan durasi 111 menit atau nyaris dua jam.

Nah, supaya nonton-nya makin asyik, ada beberapa hal penting yang perlu kamu tahu soal film tersebut.

1. PREMIS MENARIK TENTANG PIL PENCIPTA KEKUATAN SUPER

Foto: Netflix

Premis film ini adalah tentang beredarnya pil ajaib bernama Power yang bisa bikin seseorang jadi superhero selama lima menit setelah menelan pil tersebut. Cuma, itu kalo orang yang menelan pil beruntung. Soalnya pil itu juga bisa langsung membunuh orang yang meminumnya.

Intinya, pil tersebut akan bereaksi dengan cara yang berbeda untuk tiap orang, bergantung pada DNA orang tersebut. Selain itu, kalaupun bisa jadi superhero selama lima menit, orang tersebut juga bakal tetap kena efek negatifnya, misalnya mukanya bisa jadi kebakar separuhnya, mirip kayak Two Face dalam "The Dark Knight".

2. BANYAK TAMPILAN SUPERHERO A LA MARVEL DAN DC COMICS

Foto: Netflix

Dalam film ini ada banyak banget orang biasa yang berubah jadi superhero. Nah, saat berubah itulah, mereka jadi punya kekuatan yang mirip-mirip dengan jagoan super dari Marvel dan DC Comics. (Baca Juga:Jadi Pahlawan Super dalam Film Project Power, Ini Definisi Kocak Jamie Foxx tentang Superhero)

Misalnya ada yang bisa berubah jadi raksasa kayak Hulk, tahan peluru kayak Superman, atau jadi manusia api kayak Ghost Rider, juga ada yang punya kekuatan luar biasa kayak Jean Grey/Dark Phoenix. Ada juga yang bisa kasat mata, berubah-berubah kayak bunglon.

3. TERINSPIRASI FILMNYA EMINEM DAN TOM CRUISE

Foto: Universal Pictures

Penulis skenario Mattson Tomlin ("The Batman") mengaku udah mulai menulis cerita ini sejak 2016, yaitu waktu umurnya masih 25 tahun. Mengutip siaran pers Netflix, dia juga mengaku terinspirasi dari dua film favoritnya, yaitu film drama "8 Mile" yang dibintangi Eminem dan film thriller "Collateral" yang dibintangi Tom Cruise dan Jamie Foxx, dan berusaha menggabungkannya dengan bumbu cerita tentang kekuatan super.

Dalam "8 Mile", Eminem banyak nge-rap dalam film tersebut begitu juga karakter Robin dalam film "Project Power", yang diperankan Dominique Fishback.

4. NYANYIAN RAP YANG ASYIK BANGET

Foto: Netflix

Seperti udah disebut di atas, karakter Robin beberapa kali nge-rap dalam film ini. Robin diceritakan sebagai anak SMA miskin yang jadi pengedar pil Power. Dia jadi pengedar karena ibunya sakit parah, dan dia harus punya banyak uang untuk biaya berobat ibunya. Robin sebenarnya punya bakat jadi rapper, tapi dia gak pernah berani menunjukkan bakatnya tersebut.

Dominique bener-bener asyik tiap kali dia nge-rap dalam film ini. Walau begitu, dia mengaku bukan rapper. "Saya gak pernah benar-benar nge-rap, tapi saya adalah penyair kata-kata (spoken word poet), jadi saya memang suka kata-kata yang berirama," jelasnya saat sesi wawancara roundtable via Zoom bersama sejumlah jurnalis dari Indonesia dan Malaysia, termasuk SINDO Media, pada Kamis (6/8).

Semua lirik keren dalam lagu ini diciptakan oleh rapper Chika, yang jadi cameo sebagai teman sekolah Robin dalam film ini. (Baca Juga:Kata Penulis Skenario The Batman tentang Sosok Bruce Wayne yang Beda dengan Film Batman Lainnya)

5. KISAH METAFORA TENTANG MELAWAN SISTEM YANG RUSAK

Foto: Netflix

Dalam film ini, pil diberikan gratis kepada masyarakat sebagai sebuah uji coba supaya orang-orang kaya dan mereka yang udah punya kekuatan besar bisa melihat efek dahsyatnya pil tersebut. Ini biar para penjual bisa dengan gampang menjual pil tersebut ke orang-orang berkuasa itu, dan strategi ini terbukti berhasil.

Pil tersebut sebenarnya gak jauh-jauh dari kerjaan pemerintah, yang bersama orang-orang berkuasa lainnya selalu ingin mempertahankan kekuatan dan kekuasaan mereka selama mungkin. Sementara masyarakat biasa akan tetap jadi korban, misalnya kayak karakter Robin yang hidup miskin dan sulit lepas dari kemiskinannya.

"Sistem seperti ini (yang dialami Robin) sebenarnya diciptakan untuk menghancurkan kamu, menempatkan kamu di tempat seperti sekaranng ini. Kamu harus menemukan kekuatanmu sebagai cara untuk keluar. Sangat jelas bagi saya bahwa ini harus menjadi film tentang melawan sistem," kata Mattson Tomlin.

Kota New Orleans yang dipilih sebagai latar tempat sekaligus lokasi syuting jadi tempat yang pas untuk menggambarkan hal ini. Kota pelabuhan yang berbatasan dengan Amerika Selatan ini pernah punya sejarah sebagai kota yang punya pasar budak terbesar. Kota ini juga pernah porak poranda akibat Badai Katrina. Lokasi rumah susun kumuh pun jadi makin menguatkan adanya kesenjangan sosial yang mau digambarkan dalam film ini.

6. METAFORA KARAKTER ANTAGONIS

Foto: Netflix

Bukan cuma ceritanya yang sebuah metafora, salah satu karakter antagonisnya, yaitu Biggie (Rodrigo Santoro) juga adalah sebuah metafora. Biggie adalah seorang pedagang (sales). Dia punya ide besar untuk mengubah dunia dengan menjual pil. Bisa dibilang, dia orang yang visioner.

"Ada alasan mengapa namanya Biggie. Selain badannya besar, dia juga ingin jadi 'orang besar'. Dia haus kekuasaan, dan dia akan melakukan apa pun untuk mendapatkan power, kekuasaan. Itu sebuah metafora," jelas Rodrigo dalam sesi wawancara roundtable.

7. YOSHI SUDARSO JADI WOLVERINE

Foto: Instagram @yoshi_sudarso

Yap, ada aktor Yoshi Sudarso ikut bermain dalam film ini. Dia berperan sebagai Knifebones, yaitu sosok super yang dipengaruhi katak wolverine. Ini adalah amfibi yang bisa mematahkan tulang-tulangnya sendiri supaya bisa menciptakan cakar sebagai mekanisme pertahanan diri. (Baca Juga:Ini yang Ingin Dibuktikan Charlize Theron lewat Film The Old Guard)

Yoshi, yang pernah menjadi Power Ranger Koda dalam serial televisi "Power Rangers Dino Charge", ini muncul dalam pertarungan klimaks di pelabuhan melawan Jamie Foxx yang memerankan karakter Art. Kamu bisa melihat aksi Yoshi bertarung jadi penjahat dalam 30 menit terakhir durasi film. Jangan sampai gak ngeh, ya!

Artikel Asli