Begini Seharusnya Ketika Berkendara Mengalami Pecah Ban

Kompas.com Dipublikasikan 02.42, 22/10/2019 • Donny Dwisatryo Priyantoro
Istimewa
Daihatsu dan GT Radial berbagi tips keselamatan berkendara

JAKARTA, KOMPAS.com - Demi menurunkan angka kecelakaan, Daihatsu dan GT Radial turut berbagi tips keselamatan berkendara. Tips ini dibagikan langsung kepada puluhan anggota komunitas mobil Daihatsu.

Bertempat di flagship outlet Astra Daihatsu Bizz Center, BSD, Daihatsu dan GT Radial turut mengundang lebih dari 60 member beserta keluarga dari 17 klub mobil Daihatsu dari wilayah Tangerang, Pamulang, Banten, dan sekitarnya.

Baca juga: 4 Mobil Unik Daihatsu Siap Dipamerkan, 1 Unit Mirip Jimny

Pelatihan keselamatan berkendara diberikan oleh Sonny Susmana, praktisi keselamatan berkendara dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI). Salah satu materi yang menarik adalah saat diungkap fakta tingginya angka kecelakaan yang disebabkan oleh pecah ban.

"Pecah ban bisa terjadi jika kondisi ban sudah tidak layak pakai dan kurang angin. Hal ini diperparah dengan kebiasaan pengendara yang malah menginjak rem saat pecah ban, sehingga mobil susah dikontrol dan berpotensi terguling," ujar Sonny, dalam keterangan resmi Daihatsu.

Sonny menambahkan, saat pecah ban mobil masih bisa dikontrol jika kecepatannya masih di bawah 55 kpj. Maka itu, sebaiknya selalu menjaga kecepatan berkendara sesuai dengan rambu-rambu lalu lintas.

Baca juga: Mobil Murah Sigra Masih Jadi Andalan Daihatsu di Kuartal III 2019

Selain penyampaian teori, Sonny juga memberikan praktek tentang teknik pengereman, melatih fokus berkendara, serta bagaimana mengambil keputusan jika mengalami kondisi yang tidak diinginkan saat berkendara.

"Sebagai car maker, Daihatsu tidak hanya fokus pada produksi dan penjualan mobil, tetapi juga concern pada keselamatan berkendara konsumennya," kata Yasuharu Shimizu, Customer Satisfaction & Value Chain Division Head PT Astra Daihatsu Motor.

Penulis: Donny Dwisatryo PriyantoroEditor: Aditya Maulana

Artikel Asli