Begini Komentar Pelatih Brunei Darussalam Setelah Kalah 0-8 dari Timnas U-16

Bolalob Diupdate 15.14, 20/09/2019 • Dipublikasikan 15.14, 20/09/2019 • Kukuh Wahyudi

Brunei Darussalam mengakhiri laga ketiga Kualifikasi Piala Asia U-16 2020 dengan hasil minor. Mereka mengalami kekalahan terbesar di ajang tersebut dari Indonesia.

Bermain di Stadion Madya, Jakarta, Jumat (20/9/2019), Brunei kalah delapan gol tanpa balas. Sebelumnya, Brunei kalah 0-7 dari China dan menang 5-1 atas Kepulauan Mariana.

Bagi pelatih Brunei, Mohammad Ikhmarol Izzat B HJ Omar, kekalahan telak itu dijadikan pelajaran untuk dia dan anak didiknya.  Ke depannya, ia berharap pemain-pemainnya bisa semakin baik lagi.

“Pengalaman bagus untuk kami. Indonesia lawan yang kuat,” kata Mohammad Ikhmarol Izzat dalam konferensi pers usai laga.

Selanjutnya, Brunei bakal bertemu Filipina dalam laga terakhir di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (22/9/2019). Recovery fisik pemain bakal menjadi fokusnya menjelang laga tersebut.

“Saya pikir anak-anak harus lebih disiplin. Recovery sangat penting karena saya tahu kami lelah,” ucapnya melanjutkan.

View this post on Instagram

Timnas U-16 mampu menampilkan permainan yang lebih efektif dan efisien di babak kedua. 6 gol mampu dicetak para pemain muda ini. . Evaluasi untuk fokus nenghadapi partai penentuan melawan China minggu nanti. Kita bisa Boys 🔥🇮🇩🇮🇩 #TimnasU16 #bolalobfootball

A post shared by Bolalob.com (@bolalobfootball) on Sep 20, 2019 at 7:00am PDT