Beda Harga Terlalu Jauh, W250 Tak Seberuntung W175

Kompas.com Dipublikasikan 10.24, 13/12/2019 • Gilang Satria
Istimewa
Kawasaki W250

JAKARTA, KOMPAS.com - Kawasaki W175 meluncur pada 2017. Namun sebelum itu Kawasaki punya model yang lebih besar yakni W250 sejak 2014. Sayang penjualan sang kakak tidak sebaik adiknya.

Michael C Tanadhi, Head Sales and Promotion Division PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI), mengatakan, sejak 2014 penjualan W-Series (W250 dan W175) sebesar 31.000 unit, adapun W175 sebanyak 29.000 unit.

Baca juga: Kencan Singkat dengan Kawasaki W175 TR

Mengutip pernyataan Michael, artinya selama lima tahun W250 baru terjual 2.000 unit. Aatu jika dirata-rata maka 33 unit per bulan. Berbanding terbalik dengan W175 yang menyentuh 805 unit per bulan.

"Yang W250 tidak banyak memang," kata Michael, saat test ride Kawasaki W175 TR di Tangerang beberapa waktu lalu.

Michael mengatakan, salah satu poin mengapa Kawasaki W250 atau yang sebelumnya bernama Estrella itu tak selaku W175 lantaran harganya yang cukup mahal.

Baca juga: Alasan Tangki Kawasaki W175 TR Polos Tanpa Emblem

"Pertama kali kita muncul pada 2014 dengan Estrella yang kemudian jadi W250. Dari situ pasarnya cukup bagus tapi pada saat itu harganya masih dianggap ketinggian, sehingga untuk mengembangkan pasarnya belum bisa," kata Michael.

Saat ini W250 SE dibanderol Rp 76,4 juta. Lebih dari setengah harga dari W175 Series, yakni W175, W175 Cafe dan W175 TR yang dibanderol kisaran Rp 30 jutaan.

Penulis: Gilang SatriaEditor: Azwar Ferdian

Artikel Asli