Baru 60 Pendaftar yang Sudah "Submit" untuk Seleksi CPNS di Lamongan

Kompas.com Dipublikasikan 11.14, 13/11/2019 • Kontributor Gresik, Hamzah Arfah
Dok. Kemenristekdikti
Ilustrasi CPNS Kemenristekdikti 2018

LAMONGAN, KOMPAS.com - Mulai Senin (11/11/2019) hingga hari ini, sudah ada 367 orang yang sudah mengisi formulir untuk berebut formasi CPNS 2019 yang tersedia di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan.

Namun dari jumlah tersebut, mungkin baru sekitar seperlimanya saja yang sudah melakukan submit, untuk dapat melanjutkan proses seleksi CPNS lebih lanjut.

"Hingga hari ini tercatat, ada 367 yang sudah mengisi formulir. Tapi, baru 60 saja yang sudah submit," ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Lamongan, Bambang Hadjar, Rabu (13/11/2019).

Baca juga: Pelamar CPNS Tak Penuhi Syarat Seleksi Administrasi Bisa Manfaatkan Waktu Sanggah

Ketika disinggung mengenai jumlah minim itu berkaitan dengan kesulitan akses internet, Bambang mengatakan itu bukan semata-mata karena akses internet saja.

"Pengalaman-pengalaman tahun lalu, para pendaftar ini memang baru banyak atau meningkat itu saat mau akhir-akhir penutupan," ucap dia.

"Mungkin saat ini masih belum seberapa banyak, tapi menjelang penutupan nanti mereka saling berlomba untuk mendaftarkan diri ikut seleksi CPNS dan ini sudah biasa," kata dia.

Menurut Bambang, hal itu dikarenakan para pendaftar kebanyakan menunggu, masih melihat dan memprediksi prosentase dirinya bakal lolos terpilih di kota/kabupaten yang diikuti.

"Jadi para pendaftar ini pintar-pintar. Sambil melihat peluang yang ada supaya bisa lolos, mereka melihat formasi apa yang kurang begitu diminati oleh pendaftar lain, baru setelah itu mereka mulai mendaftar," pungkasnya.

Baca juga: Rekrutmen CPNS Jateng Berpotensi Lonjakan Pendaftar, BKD Jateng Ingatkan Segera Daftar

Untuk agenda seleksi CPNS kali ini, tersedia sebanyak 490 formasi di lingkup Pemkab Lamongan yang siap diperebutkan.

Mereka terbagi atas 301 tenaga pendidikan, 103 tenaga kesehatan, 5 perawat, dan 81 formasi untuk tenaga teknis.

Penulis: Kontributor Gresik, Hamzah ArfahEditor: Farid Assifa

Artikel Asli