Barcelona dan Real Madrid Kompak Menolak Tukar Kandang

Tempo.co Dipublikasikan 01.57, 17/10/2019 • Aditya Budiman
Pemain Barcelona, Luis Suarez (kanan), mencetak gol keduanya ke gawang Real Madrid dalam laga El clasico di stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, 22 November 2015. Suarez mencetak dua gol dalam laga ini. Reuters/Sergio Perez
La Liga meminta laga El Clasico antara Barcelona versus Real Madrid digelar di Madrid.

TEMPO.CO, Jakarta - Barcelona dan Real Madrid mengambil sikap yang sama ihwal laga el clasico pada Oktober ini. Kedua kesebelasan menolak untuk menukar status tuan rumah atau mengganti lokasi pertandingan.

Manajemen Barcelona menyatakan laga melawan Real Madrid harus dimainkan di Stadion Camp Nou. Sementara Real Madrid mengatakan bila ada risiko keamanan yang ditakutkan operator Liga Spanyol maka laga harus ditunda. Madrid tidak sepakat dengan pemindahan laga.

Tensi politik yang memanas di wilayah Katalunya membuat operator kompetisi LaLiga ragu menggelar laga Barcelona versus Real Madrid di Camp Nou. Pertandingan El Clasico pertama musim ini dijadwalkan digelar pada 26 Oktober 2019 dengan Barcelona sebagai tuan rumah. Sementara El Clasico jilid dua digelar pada Maret 2020 dengan Madrid sebagai tuan rumah.

Semakin panasnya situasi politik di Katalunya mendorong LaLiga untuk mengubah lokasi pertandingan El Clasico. Usulan tersebut sudah disampaikan ke Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF).

"Kami telah meminta komite kompetisi RFEF untuk bertemu dan mengubah lokasi El Clasico ke Madrid karena keadaan luar biasa di luar kendali kami," kata juru bicara La Liga yang dilansir Reuters pada Rabu.

Barcelona dan Real Madrid diberi waktu hingga Senin pekan depan untuk mengajukan penolakan pemindahan lokasi pertandingan. Bila laga tetap berjalan di Camp Nou, Barcelona disebut-sebut tidak ragu bermain tanpa ada penonton. Penundaan ke hari lain, seperti tengah pekan misalnya, dinilai tidak akan diterima oleh perusahaan televisi.

MARCA

Artikel Asli