Bantu Atasi Virus Korona, Huawei Buat Fasilitas 5G

Jawapos Diupdate 09.55, 28/01/2020 • Dipublikasikan 09.55, 28/01/2020 • Nurul Adriyana Salbiah
Bantu Atasi Virus Korona, Huawei Buat Fasilitas 5G

 JawaPos.com – Huawei menggunakan keahliannya di bidang jaringan untuk memerangi wabah novel coronavirus (nCov) atau dikenal virus korona. Raksasa elektronik Tiongkok itu saat ini membantu meningkatkan infrastruktur rumah sakit melalui jaringan 5G miliknya.

Sebagaimana diketahui, Tiongkok baru-baru mengalami serangan wabah virus korona. Virus menyebabkan pneumonia dan telah menginfeksi ratusan orang dengan puluhan diantaranya meninggal.

Virus Korona juga telah melumpuhkan wilayah Wuhan karena pemerintah memutuskan mengisolasi daerah tersebut. Di Wuhan, diperkirakan ada 11 juta penduduk yang untuk kasus ini juga berpotensi tertular virus Korona.

Kembali ke Huawei, sebagaimana dilansir JawaPos.com dari Gizmochina, Selasa (28/1), perusahaan teknologi tersebut telah membentuk tim perlindungan wabah virus Korona pada 23 Januari 2020. Tim terdiri dari sekitar 150 orang.

Dalam rentang waktu hanya tiga hari, tim yang berdedikasi membantu pemerintah memerangi virus tersebut telah membantu dalam pembangunan perencanaan jaringan, survei, desain, pemasangan serat, dan pendirian stasiun induk.

Selain itu, perusahaan bahkan telah mendirikan stasiun pangkalan 5G di Wuhan Vulcan Mountain Hospital di Wuhan. Stasiun 5G dibuat dalam kemitraan dengan Hubei Mobile dan Hubei Unicom.

Vulcan Mountain Hospital di Wuhan, Tiongkok, salah satu tempat dimana terdapat banyak pasien terinfeksi virus Korona saat ini sedang dalam pembangunan cepat dengan raksasa elektronik lainnya seperti Xiaomi yang juga membantu. Ini diharapkan akan selesai pada akhir minggu ini.

Upaya Huawei dalam bantuan stasiun 5G-nya akan mampu menerima konektivitas jaringan berkecepatan sangat tinggi. Dengan kata lain, koneksi data yang cepat dan andal dipastikan, membuat konsultasi jarak jauh, pemantauan jarak jauh, dan layanan lainnya lebih mudah diakses oleh antarpihak yang terlibat dalam penanganan virus ini.

Berita itu dibagikan di akun resmi Weibo milik Huawei, situs web microblogging Tiongkok, yang juga berisi gambar-gambar yang memamerkan beberapa anggota tim khusus yang saat ini bekerja untuk menyiapkan infrastruktur yang diperlukan di sekitar rumah sakit dan area-area penting lainnya.

Artikel Asli