Bagaimana Kelanjutan Kolaborasi Xpander dengan Garuda Indonesia?

kumparan Dipublikasikan 09.03, 09/12/2019 • Gesit Prayogi
Mitsubishi Xpander x Garuda Indonesia Foto: dok. MMKSI

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mencoba memperluas pasar Xpander ke konsumen borongan atau fleet.

Beberapa waktu lalu, tiga berlian pun mendapat pesanan yang cukup besar dari Garuda Indonesia. Melalui kerjasama itu, Mitsubishi menyodorkan Xpander tipe GLS yang kemudian digunakan, sebagai kendaraan operasional kru maskapai pelat merah tersebut pada Desember 2018.

Kala itu, Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Askhara --yang kini dicopot karena kasus penyelundupan Harley-Davidson-- menuturkan, mereka butuh hingga 1.000 unit mobil baru untuk mendukung operasional Citilink dan Sriwijaya.

Hanya saja dari permintaan tersebut, yang terealisasi ke MMKSI hanya 500 unit Xpander berseragam Garuda Indonesia.

Rinciannya 401 unit dipenuhi hingga akhir 2018, sisanya diselesaikan pada pertengahan tahun 2019.

Mitsubishi Xpander x Garuda Indonesia Foto: dok. MMKSI

Lalu dengan mencuatnya kasus yang melibatkan Dirut Garuda, bagaimana kelanjutan kerjasamanya?

Presiden Direktur PT MMKSI, Naoya Nakamura, menegaskan bahwa penjajakan bisnis dengan siapa pun tetap berjalan.

"Ketika batch pertama sudah, bukan berarti kami selesai, kami terus akan suplai kalau ada kesempatan terbuka, tentu dengan senang hati kami akan teruskan," ujar Nakamura saat ditemui di Tangerang, Sabtu (7/12).

"Jika kami bisa suplai lagi ke Garuda Indonesia tentu kami akan support," sambungnya.

Nakamura menambahkan, bisnis fleet MMKSI tidak hanya menyasar brand besar. Saat ini, Mitsubishi juga sudah menyuplai Xpander ke beberapa perusahaan, meski tidak menyebut angka dan namanya.

"Ya tentu kami punya banyak konsumenfleet tidak hanya Garuda, jadi jawabannya tentu ada (kerja sama fleet)," tandasnya.

Terakhir saat ditanyai pendapatnya soal kasus penyelundupan moge Harley di Garuda, Nakamura menjawabnya singkat, "No comment."

Artikel Asli