BTS Diduga Tuntut Agensi karena Gaji, Ini Kejadian Sebenarnya

POPBELA.com Dipublikasikan 06.10, 10/12/2019 • Mega Dini
BTS Diduga Tuntut Agensi karena Gaji, Ini Kejadian Sebenarnya

Belum lama ini nama BTS kembali ramai diperbincangkan. Bukan karena prestasinya seperti yang biasanya kita lihat, tapi karena isu tentang tuntutan yang dilayangkan BTS terhadap agensinya, Big Hit Entertainment. Hal ini bermula ketika media JTBC mengeluarkan pernyataan jika grup yang dipimpin oleh RM ini menuntut agensinya sendiri karena pembagian keuntungan yang nggak adil antara grup dan manajemen.

Mendengar hal tersebut, Big Hit nggak tinggal diam dan merilis pernyataan resmi. Melansir dari Soompi, ini isi pernyataannya.

BTS Diduga Tuntut Agensi karena Gaji, Ini Kejadian Sebenarnya

Halo, ini Big Hit Entertainment.

Kami akan memberikan pernyataan mengenai klaim yang dibuat oleh JTBC News Room oleh reporter Choi Soo Yeon dan Lee Ho Jin kemarin (9 Desember) jam 8 malam waktu Korea.

Pernyataan berikut dibagikan oleh BTS, orangtua mereka dan agensi.

Sebelum kami membuat pernyataan resmi tentang isu ini, agensi, BTS dan orangtua mereka meminta JTBC untuk mengungkap apa maksud mereka melaporkan klaim tersebut.

Seperti yang sebelumnya dinyatakan untuk merespons reporter Im Ji Soo dari JTBC, laporan tersebut tak berdasar. Saat ini, BTS dan orangtua mereka tidak berencana mengambil tindakan hukum melawan agensi. Laporan tersebut tidak jelas tentang pendistribusian keuntungan apa antara agensi dan BTS. Agensi dan BTS kini sedang mendiskusikan hal-hal yang tidak memengaruhi kontrak eksklusif BTS. Jika mereka melebih-lebihkan isu ini untuk membuat seolah ada perselisihan besar, maka itu tidak sesuai dengan runtutan masalahnya.

BTS Diduga Tuntut Agensi karena Gaji, Ini Kejadian Sebenarnya

Nggak hanya pernyataan di atas, Big Hit juga memberikan jawaban terkait kalimat-kalimat yang diucapkan reporter di acara tersebut. Dari surat panjang yang disusun agensi, ada beberapa fakta menarik.

1. BTS konsultasi masalah kontrak

Setelah Big Hit menanyakan masalah ini, nyatanya BTS sempat membicarakan masalah kontrak eksklusif mereka dengan sebuah firma hukum, namun firma tersebut nggak memberikan konsultasi secara resmi dan nggak ada permintaan resmi dari BTS. Diskusi antara agensi dan BTS adalah diskusi perihal bisnis yang mereka jalankan dan nggak memengaruhi kontrak eksklusif mereka. Bahkan, menurut Big Hit, mereka mendorong BTS untuk berkonsultasi dengan banyak ahli terkait masalah yang mereka hadapi. Agensi juga nggak mengelak jika ada kemungkinan perbedaan pendapat antara BTS dan agensi. Namun mereka selalu berusaha menyelesaikannya, dan tuntutan BTS terhadap agensi seperti yang diberitakan tidak benar.

BTS Diduga Tuntut Agensi karena Gaji, Ini Kejadian Sebenarnya

2. Masalah pembagian keuntungan

Big Hit juga angkat bicara ketika JTBC menyebutkan adanya konflik perihal pembagian keuntungan yang nggak adil dan masalah pada pembaruan kontrak. Menurut Big Hit, ada proses yang nggak mudah dalam pembaruan kontrak karena nilai BTS yang terus meningkat. Agensi juga memberikan pengakuan kepada satu sama lain sebagai rekan kerja yang setara. Dan agensi kembali menegaskan bahwa nggak ada tuntutan yang dibuat BTS terhadap agensi.

3. Menyalahi kode etik jurnalistik

Big Hit juga menyayangkan sikap JTBC yang membuat klaim tanpa mengecek fakta lebih jauh. Menurut agensi, ada laporan bukan milik Big Hit melainkan dari agensi hiburan lain yang dijadikan bahan. Bahkan Big Hit juga menyinggung soal jurnalis yang masuk ke gedung tanpa izin dan tanpa kartu akses serta merekam video secara diam-diam untuk dijadikan konten. Agensi memahami tentang kebebasan media dalam berpendapat, namun ada etika yang perlu diikuti saat membuat berita. Maka dari itu, Big Hit berencana mengajukan komplain terhadap JTBC.

Wah, ceirtanya jadi rumit begini ya. Kita ikuti saja perkembangan kasusnya ya, Bela.

Artikel Asli