BREAKING NEWS: Kasus Positif Corona di RI Melonjak Tajam, Jadi 1.986

kumparan Dipublikasikan 08.48, 03/04
Pekerja menjajal pakaian hazmat atau alat perlindungan diri (APD) tenaga medis di Pusat Industri Kecil, Penggilingan, Jakarta, Kamis (26/3/2020). Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Pemerintah Indonesia kembali mengumumkan update kasus terkait virus corona. Kini jumlah pasien positif adalah 1.986 orang.    

Data itu disampaikan oleh juru bicara pemerintah soal penanganan corona di Indonesia, Achmad Yurianto, dalam jumpa pers di Gedung BNPB, Jumat (3/4).           

"Ada penambahan kasus konfirmasi positif sebanyak 196 kasus. Maka sejauh ini kasus berjumlah 1.986 kasus," kata Yurianto.      

Hingga Jumat (3/4/2020) pukul 12.00 WIB, total ada 181 pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Indonesia. Dengan demikian, ada penambahan 11 pasien meninggal dalam 24 jam terakhir.

"Yang meninggal bertambah 11 orang, menjadi 181 orang," ujar Yurianto.

Sementara itu hingga kini, DKI Jakarta masih menjadi daerah yang paling terdampak virus corona. Disusul kemudian Jawa Barat.

Infografik Karantina Wilayah vs PSBB, Lebih Baik Mana? Foto: Kiagoos Aulianshah/kumparan

Pemerintah juga secara bertahap melakukan rapid test massal. Guna mengetahui kasus positif dan menekan kematian karena virus corona.              

Di DKI misalnya, menurut data terbaru hingga hari ini, Kamis (2/4), rapid test sudah dijalani oleh 20.532 orang. Hasilnya, peserta yang dinyatakan positif virus corona naik kembali menjadi 428 orang.  

Saat ini, Presiden Jokowi sudah memberlakukan status Pembatasan Berskala Besar untuk memutus mata rantai penularan corona. Apabila diperlukan, akan disertai dengan kebijakan Darurat Sipil.

Artikel Asli