BMKG: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Besok Kamis 12 Desember 2019, Waspada Hujan Lebat Disertai Petir

Tribunnews.com Dipublikasikan 08.14, 11/12/2019 • Arif Fajar Nasucha
Ilustrasi hujan petir - BMKG: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Besok, Kamis 12 Desember 2019 Waspada Hujan Lebat disertai Petir

TRIBUNNEWS.COM - Peringatan Dini Cuaca ekstrem untuk besok, Kamis 12 Desember 2019 secara resmi telah dirilis oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Rabu (11/12/2019).

Ada beberapa wilayah yang berpotensi hujan lebat hingga hujan lebat disertai angin kencang maupun petir/kilat.

Setidaknya terdapat 15 wilayah yang diperkirakan terjadi hujan lebat disertai angin kencang serta kilat/petir.

Sementara itu hujan lebat berpotensi terjadi di sembilan wilayah pada esok hari.

ILUSTRASI CUACA EKSTREM HUJAN PETIR - BMKG: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Besok, Kamis 12 Desember 2019 Waspada Hujan Lebat disertai Petir (PEXELS.COM/Loonie Loveloonies)

Berikut wilayah yang diperkirakan berpotensi terjadi hujan lebat dan hujan lebat disertai angin kencang, petir/kilat pada besok sebagaimana dikutip dari BMKG.go.id.

Wilayah berpotensi hujan lebat

- Sumatera Utara

- Sumatera Barat

- Kep. Riau

- Lampung

- Kalimantan Tengah

- Kalimantan Timur

- Gorontalo

- Sulawesi Tengah

- Maluku Utara

Wilayah berpotensi hujan lebat disertai angin kencang, kilat/petir

- Aceh

- Riau

- Bengkulu

- Jambi

- Sumatera Selatan

- Kep. Bangka Belitung

- Jawa Barat

- Jabodetabek

- Jawa Timur

- Bali

- Kalimantan Barat

- Kalimantan Utara

- Kalimantan Selatan

- Sulawesi Utara

- Papua

Menurut BMKG, cuaca ekstrem berpotensi terjadi di beberapa wilayah tersebut akibat massa udara basah di lapisan rendah terkonsentrasi di sebagian besar Sumatera, sebagian besar Kalimantan, pesisir selatan Jawa, Sulawesi bagin tengah dan utara, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.

Selain itu, beberapa wilayah memiliki potensi konvektif dari faktor lokal dengan nilai indeks labilitas atmosfer sedang/kuat terdapat di Aceh, Sumatera Barat, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.

Sirkulasi siklonik terpantau di Kalimantan Barat (925/850mb), Laut Sulawesi Utara (925/850 mb) dan di Samudra Pasifik Utara Papua (925/850mb).

Konvergensi memanjang dari Kalimantan hingga Sulawesi Utara.

Belokan angin terdapat di Sumatera bagian selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Selat Karimata, Laut Sulawesi dan Laut Maluku.

(Tribunnews.com/Fajar)

Artikel Asli