Update browser Anda

Browser yang digunakan merupakan versi lama dan sudah tidak didukung lagi. Kami menyarankan Anda mengupdate browser Anda untuk pengalaman yang lebih baik.

Viral Emak-emak ASN Joget Sambil Tenggak Miras, Sekda Humbahas-Sumut Bilang Begini

Digtara Dipublikasikan 2 hari lalu • Rezky Herdana
Emak-emak berseragam ASN di Humbahas Sumut tampaknasik joget sambil tenggak Miras. Sekda sudah melakukan klarifikasi

digtara.com – Sebuah video viral emak-emak berseragam ASN joget sambil tenggak miras di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara. Sekda Kabupaten Humbahas, Drs Tonny Sihombing bilang begini.

Tonny mengatakan, ASN yang terlihat dalam video itu berjoget ria dalam acara ulangtahun Kepala Dinas Kesehatan Humbahas, drg Hasudungan Silaban, pada Selasa (14/12/2021) lalu.

Joget itu, jelas Tonny, dilakukan para ASN secara spontanitas. Mereka meluapkan kegembiraan dan mengusir penat atas beban kerja di akhir tahun.

“Kita bersama pejabat teras Pemkab Humbahas sudah melakukan klarifikasi terhadap OPD yang bersangkutan. Dan dalam vidio viral itu tidak ada pesta miras, hanya hiburan spontanitas memperagakan penari sempoyongan dalam pengaruh miras,” ucapnya kepada wartawan, Sabtu (15/01/2022).

Tonny menambahkan, bahwa video tersebut direkam salah satu pegawai pada dinas tersebut dan dibagikan ke grup WhatsApp Tata Usaha Dinas Kesehatan yang berpenghuni 11 orang.

Selanjutnya vidio tersebut menyebar hingga menjadi konsumsi publik.

Namun terkait video tersebut, pihaknya sudah memberikan sanksi berupa peringatan karena menyangkut etika.

“Kita sudah beri peringatan kepada OPD terkait, harapan kita kepada OPD yang bersangkutan atau di OPD lingkungan Pemkab Humbahas tidak terjadi lagi vidio atau perbuatan abdi negara yang merusak citra ASN,” pungkasnya.

Terkait langkah hukum terhadap yang memplesetkan video viral tersebut, Tonny akan membahasnya dalam rapat internal pemerintah. Sebab ada aturan dan sikap obyek yang terkait dalam video.

“Kalau obyek dalam vidio itu keberatan atas vidio viral itu, maka berpotensi ke ranah hukum,” tutup Tonny.

Artikel Asli