BCL Minta Dipilihkan Foto Sebelum Ashraf Sinclair Tak Bisa Dibangunkan

Kompas.com Dipublikasikan 10.20, 21/02 • Melvina Tionardus
KOMPAS.com/ MELVINA TIONARDUS
Ivan Permana, sepupu BCL saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Adik sepupu penyanyi Bunga Citra Lestari (BCL), Ivan Permana,  menuturkan saat-saat terakhir Ashraf Sinclair pada Selasa (18/2/2020) dini hari

Menurut penuturan Ivan, BCL pulang dari Indonesian Idol X sekitar pukul 02.00 dini hari. Ketika itu BCL masih mengobrol dengan Ashraf.

"Masih ngobrol seperti biasa di tempat tidur. Habis itu Bunga tinggalin ke kamar mandi untuk bersihin make-up sama milih-milih foto," kata Ivan saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2020).

Baca juga: Kebaikan Ashraf Sinclair dari Kacamata Keluarga dan Rekan Artis

Sekeluar dari kamar mandi, BCL menghampiri Ashraf. Menurut Ivan, saat itu posisi Ashraf memunggungi sang istri.

"Disamperinlah, minta bantu untuk milih-milih foto, 'Yang… tolong bantuin dong pilih foto nih yang mana'. Mungkin buat konten atau apa. Di situ Ashraf sudah enggak jawab, sudah enggak respons," tutur Ivan

"Dibalikin badannya, 'kok kamu tidurnya nyenyak banget sih?' gitu. Masih like nothing happens. Ya ternyata di situ sudah enggak ada, dibangunin sudah enggak bisa," Ivan melanjutkan.

Baca juga: BCL Selalu Tunjukkan Ketegaran di Depan Noah Setelah Ashraf Meninggal

Mendapati Ashraf tak sadar, BCL berteriak panik.

"Abis itu dia histeris. Kebetulan di rumah ada mamanya Bunga. Mamanya naik ke atas, ngecek. Menurut mamanya Bunga di situ ketika dicek, sudah enggak ada nadinya," ujar Ivan.

Dalam keadaan panik, mereka memutuskan membawa Ashraf ke rumah sakit MMC.

 Ashraf Sinclair meninggal dunia pada usia 40 tahun setelah mengalami serangan jantung.

Baca juga: Adik Ipar Ashraf Sinclair Kenang dan Ikhlaskan Kepergiaan Sang Kakak Lewat Puisi

Ashraf Sinclair mengembuskan napas terakhir pada pukul 04.51 WIB, pada Selasa (18/2/2020).

Ashraf Sinclair telah dimakamkan di San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat.

Penulis: Melvina TionardusEditor: Kistyarini

Artikel Asli