BBN di Jakarta Naik, Harga Motor Peugeot Dipastikan Stabil

Suara.com Dipublikasikan 16.03, 19/10/2019 • Liberty Jemadu
Jajaran skuter matik Peugeot Motorcycles Indonesia. [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]
Jajaran skuter matik Peugeot Motorcycles Indonesia. [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]

Suara.com - PT Peugeot Motorcycles Indonesia mengaku tidak akan menaikkan harga sepeda motornya setelah Pemerintah DKI Jakarta menaikkan besaran biaya BBN-KB (Bea Balik Nama-Kendaraan Bermotor) sebesar 2,5 persen dari biaya sebelumnya yang hanya 10 persen.

"Jadi BBN memang naik, tapi kita harga tetap," kata Satya Saptaputra, President Director Peugeot Motorcycles Indonesia di Cipete, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Keputusan tidak ikut menaikkan harga tidak lain merupakan strategi brand asal Prancis ini untuk menggaet konsumen. Pasalnya, Satya mengakui persaingan pasar skuter premium di Indonesia sangat ketat.

"Kita sebagai brand yang relatif baru, jadi harus lebih agresif. Jadi sampai saat ini, harga masih tetap sama. Harga tahun 2018 dan tahun 2019 sama," terang Satya.

Selain tidak ikut mendongkrak harga produk, Peugeot berkomitmen untuk memperluas jaringan Peugeot di seluruh Indonesia.

"Networking akan kita perkuat. Sekarang kita ada di Jakarta, nanti akan ada di kota-kota besar seperti Medan dan Surabaya," terang Satya.

Sebagai informasi, saat ini membawa lima model skuter ke Indonesia. Kelima model tersebut diantaranya Speedfight 125 cc, Django Classic 150 cc, Django SS 150 cc, Django Evasion 150 cc, dan Metropolis 400 cc.

Artikel Asli