Azura Luna Pamer Harta & Ngaku Crazy Rich RI Saat Incar Korban di Hong Kong

Haibunda Dipublikasikan 06.42, 10/12/2019 • Siti Hafadzoh
Azura Luna Pamer Harta & Ngaku Crazy Rich RI Saat Incar Korban di Hong Kong/ Foto: Instagram

Jakarta - Azura Luna, sosialita Hong Kong sedang viral dibicarakan masyarakat dunia. Kelihaiannya menipu beberapa pengusaha di berbagai negara menjadi sorotan warga dunia maya.

Perempuan yang diduga berasal dari Kediri ini sempat menipu beberapa orang. Dia juga menjual tas palsu, perhiasan, dan menggelapkan sejumlah uang.

Azura suka bergaul dengan masyarakat kelas atas. Ia mengikuti acara-acara dengan mereka, seperti pesta, pelelangan, dan makan malam mewah.

Ketika dia bertemu dengan seorang yang cukup kaya dan mudah tertipu, dia akan mengundangnya untuk berkeliling apartemen mewah. Ia berusaha membuat si calon korban terkesan dengan segala yang ia punya.

Setelah orangnya semakin dekat, ia akan bercerita tentang keluarganya. Mengutip Ripoff Report, Azura Luna mengaku berasal dari keluarga bangsawan di Indonesia. Tapi, semua yang ia bicarakan itu bohong.

Azura Luna/ Foto: Instagram

Azura juga sempat mengatakan kepada salah satu korbannya yang bernama Jason bahwa ia punya rumah keluarga di Paris dan mengajaknya berkeliling. Azura mengirim foto-foto apartemen mewah yang diakui sebagai milik keluarganya.

Sedangkan pada teman dekatnya yang lain, beranama Robert dia mengatakan hal yang berbeda. Pria kaya asal LA itu mengakui kalau Azura memang jago menggoda, cepat akrab, dan memiliki gaya bicara seperti orang cerdas.

Pada mantan kekasihnya itu, Azura mengaku sebagai alumnus di berbagai universitas membanggakan dunia. Di antaranya Brown University dan Massachussets Institute of Technology (MIT).

"Dia pergi ke sekolah yang tak terhitung jumlahnya di seluruh dunia. Dia sering mengatakan kepada saya bahwa dia adalah salah satu anak paling berbakat yang pernah ada, menurut semacam tes IQ. Dia berbicara tentang teman-teman Harvard-nya, teman-teman Brown University-nya. Itu semua omong kosong, tapi dia sangat pandai memainkan peran," kata Robert dilansir South China Morning Post.

Sedangkan pada akun LinkedIn, ia menuliskan jabatannya sebagai direktur pelaksana 'Grup Penasihat APAC'. Pernah kuliah psikologi di DartMoounth Colloge, di New Hampshire, Amerika Serikat.

Artikel Asli