Ayunan Bayi Elektrik, Bagaimana Cara Memakainya dengan Aman?

SehatQ Dipublikasikan 04.40, 13/07 • Maria Yuniar
Ayunan Bayi Elektrik, Bagaimana Cara Memakainya dengan Aman?
Pertimbangkan ukuran ruangan sebelum membeli ayunan bayi elektrik.

Ayunan bayi elektrik kini menjadi salah satu kebutuhan orangtua dalam mengasuh anak. Sebab, perlengkapan yang satu ini dipercaya bisa menenangkan Si Kecil saat sedang rewel. Selain itu, anak pun jadi lebih mudah tidur dengan gerakan yang diciptakan ayunan.

Saat bayi sedang rewel, menggendongnya bisa menciptakan sensasi “goncangan kecil” ketika bayi masih berada di dalam rahim ibunya. Kondisi ini mampu menenangkan bayi. Namun tentu saja, menggendongnya terus-menerus akan membuat Anda kelelahan. Oleh karena itu, ada ayunan bayi elektrik yang bisa menjadi pilihan.

Terutama jika Si Kecil kerap mengalami kolik yang hanya bisa ditenangkan dengan gerakan ritmik (seperti mengayun) secara berulang. Namun yang penting, pastikan Anda tetap mengawasnya, meski bayi telah nyaman berada dalam ayunan elektrik.

Tips aman menggunakan ayunan bayi elektrik untuk Si Kecil

Ayunan bayi bisa seketika menenangkan bayi yang sedang rewel. Apabila Si Kecil sudah tenang, Anda pun bisa menyelesaikan berbagai pekerjaan yang sempat tertunda.

Namun, jangan sampai Anda meninggalkannya di ayunan bayi elektrik tanpa pengawasan, ya! Berikut ini tips aman menggunakan ayunan tersebut untuk anak.

  • Ikuti semua anjuran dari buku petunjuk, termasuk mengenai batasan usia dan berat badan.
  • Untuk bayi di bawah 4 bulan, pilih posisi berbaring penuh.
  • Jangan tinggalkan bayi di ayunan elektrik tanpa pengawasan.
  • Selalu pasang sabuk atau tali pengaman.
  • Periksa setiap bagian ayunan, jika ada yang rusak, segera perbaiki atau lakukan penggantian.
  • Jangan menempatkan ayunan pada permukaan yang tinggi dari lantai, misalnya meja, kasur, maupun sofa.
  • Jika Anda memiliki anak yang berusia lebih tua, jangan biarkan ia memainkan atau mendorong ayunan saat ada bayi di dalamnya.
  • Apabila ingin memindahkan ayunan tapi bayi masih berada di sana, maka pindahkan Si Kecil terlebih dahulu.
  • Jangan biarkan bayi tidur di ayunan. Apabila tertidur, segera pindahkan dari ayunan.

Yang perlu diperhatikan sebelum membeli ayunan bayi elektrik

Saat ini telah tersedia berbagai model ayunan bayi elektrik yang bisa Anda pilih. Namun terkadang, teralu banyak pilihan malah membingungkan. Lantas, bagaimana caranya menemukan ayunan bayi elektrik yang aman dan nyaman untuk Si Kecil?

1. Lihat jangkauan berat badan:

Beberapa ayunan diperuntukkan bayi dengan berat tubuh lebih kecil. Sementara itu, ada ayunan lain yang dapat dipakai untuk usia peralihan pada bayi yang lebih besar.

2. Perhatikan cara kerja ayunan

Anda bisa menjumpai ayunan elektrik bayi yang menggunakan kekuatan baterai, plug-in-power (colokan listrik), atau malah kombinasi keduanya.

3. Pilih fitur yang sesuai kebutuhan

Anda bisa mendapatkan ayunan elektrik standar dengan harga yang relatif lebih murah. Namun apabila mencari ayunan dengan fitur tambahan seperti getaran, kemampuan gerakan ke berbagai arah, mainan sensori, dengan desain yang lebih indah, tentu saja ada harga lebih yang harus dibayar.

4. Pertimbangkan ukuran ruangan

Sebelum membeli ayunan bayi elektrik, ada baiknya Anda mengukur ruangan yang tersedia di rumah. Dengan demikian, Anda bisa membeli ayunan dengan ukuran dan fitur yang sesuai, misalnya yang bisa dilipat ketika sedang tidak digunakan.

5. Coba sebelum membeli

Apabila ada teman maupun keluarga yang mempunyai ayunan elektrik bayi, Anda bisa mencobanya terlebih dahulu. Hal ini antara lain penting untuk melihat faktor keamanan dan kenyamanan ayunan untuk bayi.

Jika Anda atau Si Kecil sensitif dengan bunyi keras, pilih ayunan yang minim suara saat berayun. Sebab beberapa ayunan bisa mengeluarkan suara yang cukup mengganggu. Untungnya, saat ini sudah banyak model ayunan bayi elektrik yang nyaris tanpa suara.

Selain itu, jangan lupa untuk mencoba lagu maupun mode suara lain dari ayunan itu. Pastikan Si Kecil menikmatinya.

Catatan dari SehatQ:

Anda baru akan tahu kesenangan atau malah penolakan anak terhadap ayunan bayi elektrik setelah mencobanya. Oleh karena itu, saat hendak memilih ayunan, sebisa mungkin bawa Si Kecil untuk mencobanya.

Artikel Asli