Ayah Turah Parthayana Disebut Mau Tuntut Korban Pelecehan Seksual

Suara.com Dipublikasikan 07.57, 06/08 • Yazir Farouk
Ilustrasi pelecehan seksual (Pixabay).
Ilustrasi pelecehan seksual (Pixabay).

Suara.com - Kasus pelecehaan seksual yang diduga dilakukan Youtuber Turah Parthayana viral di media sosial. J sebagai korban mengaku pernah diancam dituntut oleh ayah Turah.

"Bokapnya Turah mau nuntut gue," kata J dalam rekaman akun @sandi_sa119 di Twitter, Kamis (6/8/2020).

Menurut J, ayah Turah tidak terima anaknya dituduh melakukan pelecehan seksual. J dianggap telah mencemarkan nama baik keluarga Turah.

"(Ayah Turah bilang) 'Saya bakal tuntut anaknya (J). Gue (J) bilang, dengan dasar apa? Dia (Ayah Turah) bilang atas dasar pencemaran nama baik," kata J menjelaskan.

Namun menurut J, Turah menenangkan sang ayah dan mengakui apa yang dituduhkan benar adanya.

"Dia (Turah) bilang sama bokapnya 'udah pah, emang aku yang salah. Aku khilaf pada pada saat itu'. Tapi bokapnya bilang ini pencemaran nama baik, bla bla bla," ujar J.

Cerita pelecehan seksual yang dialami J viral di media sosial hingga menduduki Trending Topic nomor satu di Twitter. Dalam pengakuannya, J dilecehkaan di asrama Pairs, Rusia pada 23 November 2019. Waktu itu, Turah dan J akan menonton film horor.

"Enggak sampai melakukan hubungan seksual. Tapi dia (Turah) udah mulai pegang dan ambil tangan gue buat taro di itunya dia. Suruh gue remes dan dia cium gue," kata J.

Turah Parthayana adalah YouTuber asal Indonesia yang kuliah di Rusia dengan beasiswa. Mahasiswa ini sering membagikan aktivitasnya di negara tersebut.

Pengakuan Turah Parthayana

Manajer Turah Parthayana juga telah mengonformasi kejadian ini dan minta maaf.

Turah Partayana menunjukkan skripsi hasil belajar di Rusia selama lima tahun. - (Instagram/@turahpartayana)

"Pada November 2019, Turah tidak menyangkal pengakuan pelecehan seksual yang dilakukan olehnya," tulis Jehian Panangian Sijabat di Twitter.

"Saya sebagai manajer dari TP merasa malu dan gagal mendidik talent. Menyatakan penyesalan terhadap korban," sambungnya.

Artikel Asli