Ayah Tewas Ditombak di Depan Anak, Pelaku Mengaku Sempat Ingin Melerai

iNews.id Dipublikasikan 23.50, 14/08 • Firdaus
Seorang pelaku pembunuhan ayah di Palembang menunjukkan bekas luka akibat serangan korban. (Foto: iNews/Firdaus).
Seorang pelaku pembunuhan ayah di Palembang menunjukkan bekas luka akibat serangan korban. (Foto: iNews/Firdaus).

PALEMBANG, iNews.id - Aksi penganiayaan terhadap seorang ayah bernama Azhar di Jembatan Musi Empat, Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), masih dalam penyelidikan polisi. Seorang pelaku yang membacok korban dengan celurit mengaku awalnya hanya ingin melerai pertikaian korban dan kakaknya.

Pelaku atas nama Firdaus diamankan di tempat persembunyiannya, wilayah Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Sebelumnya kakak pelaku, Doni Keling, sudah ditangkap polisi lebih dulu.

Dari keterangan Firdaus, dia mengaku, awalnya hanya ingin melerai Azhar yang mendatangi Doni sambil membawa senjata tajam. Namun dia malah diserang oleh korban hingga terluka.

"Dia juga terluka akibat sabetan senjata tajam di bagian pundaknya," kata Kapolsek Ilir Timur II, Kompol Mario Ivanry, di Kota Palembang, Sumsel, Jumat (14/8/2020).

Pelaku yang mendadak kalap, langsung mengambil celurit dan kembali menyerang korban. Hasil pemeriksaan polisi, Firdaus, menganiaya Azhar dengan membacok korban di bagian wajah.

Pengeroyokan sadis yang dilakukan kakak adik ini, kata dia, masih dalam penyelidikan polisi. Aksi mereka menganiaya korban hingga tewas dilakukan di depan anak korban.

"Kasus ini terkait utang narkoba sebesar Rp500.000," kata Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setiadji.

Artikel Asli