Awas, Jalan Tol Bisa Keluarkan Bunyi kalau Truk Kelebihan Muatan

Otosia.com Dipublikasikan 03.45, 22/11/2019

Otosia.com -

Dalam sebulan, setidaknya ada seratus kali kecelakaan di ruas tol Ngawi-Kertosono. Direktur Utama PT Jasa Marga Ngawi Kertosono Kediri (JNK), AJ Dwi Winarsa mengatakan, 20 persen kecelakaan disebabkan oleh truk kelebihan muatan alias truk ODOL (Over Dimention Over Load).

Bekerja sama dengan Ditlantas Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan, truk ODOL kembali dirazia di rest area 626 sektor A. "Saasaran operasi sebulan sekali ini untuk menindak kendaraan yang membawa muatan berlebih dan kelebihan dimensi," terang Winarsa, dikutip dari laman NTMC Polri.

 (kpl/tys)

Winarsa menambahkan, PT JNK juga memasang singing road atau jalan bernada di ruas jalan tol KM 644 jalur B. Dengan begitu, jalanan di lokasi tersebut bisa mengeluarkan bunyi.

Selain itu, alat pendeteksi kendaraan overload juga dipasang di KM 645 jalur B. Jika terdeteksi overload, kendaraan akan diarahkan ke tempat penindakan.

"Tahun depan kami sudah ebrkomitmen dengan Korlantas Polri agar zero odol," tandas Winarsa.

Jalanan yang diberi singing road sudah banyak dilakukan di negara-negara lain. Seperti Jepang dan Meksiko. Biasanya, singing road di negara-negara tersebut akan bunyi jika kendaraan tersebut melebihi batas kecepatan yang ditentukan.

 Truk ODOL (Liputan6.com)
Truk ODOL (Liputan6.com)
Artikel Asli