Awas Hoaks: Lady Gaga Baca Alquran hingga Baju Aica Aibon Jokowi

LINE TODAY Dipublikasikan 02.00, 16/11/2019

Penyebaran berita jadi kian cepat seiring dengan perkembangan teknologi. Jika tidak diimbangi dengan literasi digital, besar kemungkinan kita bisa terpapar berita bohong alias hoaks. Selama seminggu terakhir, kami merangkum beberapa berita hoaks yang beredar di media sosial dan meresahkan. Yuk pahami berita ini agar tidak ikut terjebak hoaks.

Lady Gaga Baca Alquran

Kanal YouTube Radio Med mengunggah sebuah video yang memperlihatkan wanita berambut pirang sedang melantunkan ayat Al-Quran. Video itu diunggah pada 24 September 2016.

Namun, belakangan ini, video itu menyebar ke media sosial dengan narasi menyebutkan wanita yang ada dalam video itu adalah penyanyi nyentrik asal Amerika Serikat; Lady Gaga.

Akun Facebook Yus Gtlo ikut membagikan kabar tersebut pada 30 April 2019. Pemilik Akun menambahkan keterangan "Subhanallah…….Lady Gaga lantunkan Alquran Surat Adh dhuha".

Bagaimana kebenaran kabar tersebut?

Selanjutnya di sini

Menag Akan Ganti Ayat-ayat Alquran

Beredar di media sosial artikel berjudul Cegah "Radikalisme", Menag akan Ganti Ayat-Ayat Alquran? Konten yang berasal dari tribunind.blogspot.com dan diunggah akun Facebook atas nama Jam Jamil dalam grup PERANTAU SUAYAN tersebut memuat narasi:

Cegah "Radikalisme", Menag akan Ganti Ayat-Ayat Alquran?

TRIBUNIND- Kementerian Agama berencana mengganti buku pendidikan agama Islam serta sedikit revisi ayat - ayat Alquran di seluruh Indonesia.

Tujuannya, menurut Kemenag, demi “mencegah penyebaran radikalisme maupun intoleransi” di tengah masyarakat.

“Kami melakukan penulisan ulang terhadap buku-buku agama di sekolah kita di seluruh Indonesia. Insyaallah tahun ini selesai,” kata Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kamaruddin Amin di Kementerian Komunikasi dan Informasi, Jakarta, Senin (11/11/2019).

Amin berkata rencana itu akan rampung pada akhir Desember tahun ini sehingga Menteri Agama Fachrul Razi bisa meluncurkan buku tersebut secepatnya.

“Isi buku itu sangat berorientasi pada moderasi beragama," ujar Amin.

Amin berkata setidaknya ada 155 buku agama sedang ditulis oleh Kementerian Agama yang melibatkan organisasi agama, akademisi, dan komunitas.

Rencananya, buku-buku ini digunakan pada kurikulum tahun depan. "Insyaallah akhir tahun ini sudah bisa di-launching oleh menteri agama," kata Amin.

Amin mengklaim penyebaran “paham radikal dan intoleransi” di Indonesia sudah dalam tahap mengkhawatirkan.

Karena itu Kementerian Agama mengkaji ulang pendidikan ajaran Islam dalam buku-buku sekolah yang akan dibuat oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Amin berkata penulisan ulang buku maupun pengkajian ulang konten buku diakomodasi dalam undang-undang sistem perbukuan (2017).

Ia mencontohkan masyarakat boleh menulis buku tentang agama, tapi tidak bisa diedarkan apabila kementerian agama menilai buku itu memicu kekacauan.

"Misalnya buku yang ditulis masyarakat, boleh saja, tapi harus sesuai dengan ajaran agama yang benar," ujar Amin.

"Kalau tidak sah,” kata Amin, “Kementerian bisa menariknya dari peredaran.” Presiden Joko Widodo memilih Fachrul Razi, seorang purnawirawan jenderal militer, sebagai Menteri Agama pada kabinet terbarunya demi mencegah “radikalisme” di Indonesia, di antara alasan lain.

Pos itu biasanya diisi oleh politisi dari partai-partai Islam.

Bagaimana kebenaran kabar tersebut?

Selanjutnya di sini

Isu Air Surut dan Bunyi Sirene Pascagempa Bali

Gempa bermagnitudo 5,1 mengguncang Buleleng, Bali Utara pada Kamis (14/11/2019) pukul 17.21 WIB.

Usai kejadian tersebut, muncul sebuah unggahan yang menginformasikan bahwa adanya air surut dan bunyi sirene yang meraung-raung di Kecamatan Seririt, Bali. Bagaimana kebenaran kabar tersebut?

Selanjutnya di sini

Kertas Bertuliskan "Sejarah Hitam DKI" yang Dibawa Sandiaga

Foto mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno yang sedang menunjukkan kertas bertuliskan "SEJARAH HITAM DKI" diunggah sebuah akun Facebook dan telah disukai sebanyak 563 kali hingga Kamis.

Gambar yang dikirim pada Minggu (3/11) itu juga memuat tulisan yang diduga menyindir mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Pada kertas yang dipegang Sandiaga Uno, tertulis juga kalimat "DKI Jakarta pernah punya Gubernur yang istrinya selingkuh selama tujuh tahun. Bahkan, Gubernur tersebut pernah di penjara selama 2 tahun".

Dalam unggahannya, pemilik akun Facebook itu juga memuat narasi "cebong selalu Mencemooh Pak Anies, tapi dia Lupa Jakarta pernah punya Gubernur yang memiliki Sejarah Hitam". Bagaimana kebenaran gambar tersebut?

Selanjutnya di sini

Jokowi Pindahkan Ibu Kota karena Tamu Asing Suka Bertemu Anies

Sebuah akun Facebook baru-baru ini mengunggah pernyataan terkait pemindahan Ibu Kota Indonesia dari Jawa ke Kalimantan.

Kiriman tersebut juga memuat narasi yang menyatakan bahwa alasan Kepala Negara memindahkan Ibu Kota RI dari Jakarta adalah karena tamu dari luar negeri lebih suka bertemu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dibanding mendatangi Istana Negara.

Unggahan di platform Facebook itu juga menyertakan sebuah karikatur berwajah Presiden Jokowi, yang tengah membopong Monumen Nasional (Monas) dan empat foto Gubernur Anies Baswedan yang sedang bercengkerama dengan tamu-tamu dari luar negeri. Bagaimana kebenaran kabar tersebut?

Selanjutnya di sini

Jokowi Kenakan Kaos Bertuliskan Aica Aibon

Sebuah unggahan di media sosial Facebook, terlihat Presiden Joko Widodo mengenakan kaos berwarna kuning bertuliskan Aica Aibon saat berjalan bersama dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mendadak menjadi perhatian publik.

Aica Aibon merupakan merk lem yang sebelumnya ramai diperbincangkan publik karena tercantum dalam rencana belanja provinsi DKI Jakarta tahun 2020 dengan menelan anggaran lebih dari delapan puluh miliar Rupiah. Bagaimana kebanaran gambar tersebut?

Selanjutnya di sini

Jerawat Sembuh dengan Air Kencing

 Kabar mengenai urine yang bisa digunakan sebagai terapi berbagai macam penyakit termasuk meredakan jerawat sudah beredar sejak lama. Beberapa kalangan percaya, mengonsumsi urine dengan diminum atau dioleskan pada bagian tubuh tertentu bisa mengobati penyakit.

Berdasarkan penelusuran Tim Health Liputan6.com, unggahan mengenai khasiat urine untuk kesehatan itu telah masuk dalam forum diskusi daring sejak 2010.

Lalu, penggunaan air kencing untuk mengobati jerawat kembali mencuat pada 2015 ketika seorang penulis Martha Christy dalam bukunyaIn Your Own Perfect Medicine menyebut, mengoles urine pada wajah dapat mengurangi masalah jerawat, eksim, atau kondisi kulit lainnya.

Dalam bukunya, Martha menulis, urine mengandung mineral dan nutrisi yang baik bagi kulit. Bahkan, menurutnya, terapi menggunakan urine yang dia sebut sebagi urotherapy itu telah dipraktikkan sejak zaman dahulu. Benarkah demikian?

Selanjutnya di sini