Awalnya Ingin Cari Batu Permata, Penambang Ini Justru Temukan Fosil Monster Laut

Intisari Dipublikasikan 06.48, 22/07/2019 • Muflika Nur Fuaddah
Ammolit yang dicari para penambang.

Intisari-Online.com - Para penambang yang sedang menggali batu permata menemukan benda langka.

Bukannya mengungkap batu permata mengkilap dan warna-warni yang dikenal sebagai ammolit, namun mereka justru menemukan sisa-sisa fosil monster laut purba.

Terdapat kerangka hampir lengkap dari reptil laut yang dikenal sebagai mosasaurus.

Ia kemungkinan berasal dari genus Tylosaurus yang hidup selama zaman dinosaurus sekitar 70 tahun lalu.

Pada masa itu, Alberta, Kanada (tempat di mana mosasaur ditemukan), terbaring di bawah laut, tertutup oleh Western Interior Seaway yang membentang dari Teluk Meksiko ke Laut Arktika.

“Kami memiliki segalanya mulai dari kepala sampai ujung ekor,” kata Donald Henderson, kurator dinosaurus di Royal Tyrrell Museum of Palaeontology di Drumheller, Alberta.

“Meski begitu, kami tidak memiliki siripnya. Mungkin itu hilang membusuk, atau pernah digigit,” imbuh Henderson.

lustrasi Tylosaurus, mosasaur yang hidup pada zaman dinosaurus.' (Julius T. Csotonyi, Royal Tyrrell Museum of Palaeontology)

 

Para penambang dari Enchanted Designs Limited, sedang mencari sepotong ammolite berwarna pelangi yang dapat digunakan untuk membuat perhiasan.

Batu mulia ini terbuat dari cangkang amon yang sudah menjadi fosil–semacam moluska laut yang sudah punah.

Penambangan yang dilakukan di Formasi Bearpaw (Pegunungan Bears Paw di Montana, tepat di sebelah selatan Alberta) biasanya menemukan satu hingga dua reptil laut yang memfosil dalam setahun sehingga penemuan ini cukup terduga.

Meski begitu, sangat sulit menemukan kerangka yang hampir lengkap seperti mosasaur.

Fosil-fosilnya tertanam di dalam batu lumpur yang cukup lunak. Secara keseluruhan, binatang itu memiliki panjang sekitar 20-23 kaki (6-7 meter).

Mosasaurus termasuk predator puncak. Namun, perlu diingat bahwa mereka adalah reptil, bukan dinosaurus.

Temuan fosil perut dan tanda gigitan menunjukkan bahwa mosasaurus memakan kura-kura, ikan amon, dan sejenisnya. Salah satu senjata rahasia mereka berada pada gigi di atap mulut yang melengkung ke belakang.

“Sekali mereka mencengkram dengan gigi depannya, itu akan membuat Anda sulit lolos. Satu-satunya cara bisa keluar adalah meluncur melalui tenggorokan,” papar Henderson.

Belum jelas kapan mosasaurus yang baru ditemukan ini akan dipamerkan. Namun, kita dapat melihat spesimen mosasaurus lainnya di Royal Tyrrell Museum's Dinosaur Hall atau pameran Grounds for Discovery.

 

Artikel ini pernah tayang di Nationalgeographic.grid.id oleh Gita Laras Widyaningrum dengan judul asli "Ingin Cari Batu Permata, Penambang Ini Justru Temukan Fosil Monster Laut"

Artikel Asli