Awak Kabin Heran Istri Eks Dirut Garuda Ikut 'Jemput' Pesawat

CNN Indonesia Dipublikasikan 11.50, 06/12/2019 • CNN Indonesia

Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI) mengaku heran atas keikutsertaan istri mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Ari Askhara pada penerbangan dari Toulouse, Prancis. Pasalnya, selama ini serah terima pesawat hanya diikuti oleh kru dan teknisi pesawat.

"Setahu kami, pengambilan pesawat terbang itu, itu hanya mengikutsertakan air crew dan teknisi, tidak mengikutsertakan para istri pejabat Garuda Indonesia," kata Ketua Umum IKAGI Zaenal Muttaqin, Jumat (6/12).

Mengacu manifest penumpang, terdapat nama I Gusti Ayu Rai Dyana Dewi yang merupakan istri dari Ari Askhara. Tercatat total 22 penumpang yang berada dalam pesawat tersebut. Keberangkatan mereka bertujuan untuk membawa pulang pesawat pesanan jenis Airbus A330-900 ke Indonesia.

Ketika pesawat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menemukan komponen Harley-Davidson bekas dan dua buah sepeda Brompton yang diselundupkan secara ilegal. Komponen Harley-Davidson dan sepeda Brompton itu dimasukkan dalam 18 boks warna coklat di lambung pesawat.

"Jadi kalau penyelundupan ini berkali-kali kami tidak paham dan tidak mau tahu tentang hal itu," ucapnya.

Setelah dilakukan pengecekan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, 15 kotak itu memiliki claim tag nama SAW. Kotak tersebut berisi komponen Harley bekas dengan kondisi terurai. Sisanya, 3 kotak yang berisi dua sepeda Brompton dengan kondisi baru tertera claim tag atas nama LS.

Akan tetapi, setelah dilakukan penyelidikan lanjut oleh komite audit, diketahui bahwa Harley Davidson itu merupakan pesanan Ari Askhara melalui pegawainya. Karenanya, Menteri BUMN Erick Thohir memutuskan untuk mencopot Ari Askhara dari posisinya.

"Saya sebagai Menteri BUMN akan memberhentikan Dirut Garuda," ujar Erick.

Artikel Asli