Avanza Veloz Diamputasi Maling, Pemilik Dibikin Melongo Lihat Ban Mobilnya Raib Semua

Gridoto Dipublikasikan 14.08, 15/09/2019 • Ditta Aditya Pratama
Toyota Avanza Veloz diamputasi maling ban

GridOto.com - Pencurian di dunia otomotif enggak melulu kendaraannya yang dibawa kabur maling, ada juga kisah pencuri ban.

Yang dimaksud maling ban tentu enggak diambil ban-nya saja, tapi juga sama peleknya juga.

Kasus terbaru menimpa Hj Murniati Ahmad yang kaget bukan kepalang saat melihat Toyota Avanza Veloz milik suaminya yang diparkir di pekarangan rumah sudah tak lagi memiliki roda (pelek dan ban).

Empat roda mobil tersebut raib digondol maling ban yang belakangan ini marak di Aceh.

Sabtu (14/9) pagi kemarin, seperti biasanya Hj Murniati, ke luar rumah. Waktu masih menunjukan pukul 06.00 WIB.

Begitu keluar, matanya langsung tertuju ke mobil Avanza yang memang diparkir tepat di pekarangan depan rumahnya, Gampong Matang Wakeuh, Samalanga, Bireuen.

Namun yang membuat dia kaget, mobil Avanza itu sudah tak lagi memiliki roda, diganti dengan potongan kayu dan besi bekas.

Enggak cuma itu, sepeda warna hitam putih yang disimpan berdekatan dengan mobil juga ikut hilang.

Ia pun dengan tergopoh-gopoh ia memanggil suaminya, H Basyir (59) yang pagi itu masih berada di dalam rumah. H Basyir kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Samalanga.

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah SIK didampingi Kapolsek Samalanga, Iptu Bahrun, mengatakan, timnya saat ini sedang menyelidiki kasus tersebut, serta memintai keterangan sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti.

Pihaknya mengaku sedang mengembangkan berbagai informasi menyangkut lima kasus serupa yang terjadi di Bireuen. “Kami sedang menyelidiki ke lima kasus tersebut dan berharap peran aktif masyarakat menginformasikan apabila ada yang mencurigakan,” ujar Kasat Reskrim.

Selain itu, Kasat Reskrim serta Kapolsek Samalanga juga mengingatkan masyarakat agar memarkirkan kendaran di tempat aman karena tidak tertutup kemungkinan akan ada kejadian serupa di kemudian hari, jika pemilik mobil tidak memarkirkan pada tempat yang aman.

Untuk diketahui, kasus pencurian roda mobil yang dialami H Basyir merupakan yang kelima terjadi di Bireuen. Kasus pertama terjadi pada 29 Juni 2019 lalu yang menimpa Jailani (56) warga Dusun BTN Kupula Indah, Desa Geulanggang Gampong, Kota Juang.

Pencurian kembali lagi terjadi pada 3 Agustus 2019, yang menimpa mobil Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup di Dusun Bale Kuneng, Desa Pante Gajah, Peusangan.

Selanjutnya pada 6 Agustus 2019 yang menimpa Kepala MTsN Peudada atau MTsN 4 Bireuen, Musmulyadi, yang saat itu memarkirkan mobil Toyota Rushnya di rumah sang adik, Gampong Desa Padang Kasab, Peulimbang.

Awal September kemarin (1/9), kasus yang sama juga dialami Unzir (40), warga Dusun Dicot Keutapang, Gampong Cot Keutapang. Roda Daihatsu Feroza miliknya yang diparkir di garasi terbuka, pada pagi hari itu diketahui sudah tidak lagi memiliki roda.

Selain di Bireuen, kasus pencurian roda mobil ini juga terjadi di empat kabupaten lainnya, yaitu Pidie, Pidie Jaya, Aceh Barat, dan Aceh Besar. Namun sampai saat ini, pelakunya belum berhasil ditangkap
Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Kaget, Bangun Pagi Lihat Mobil tak Lagi Miliki Ban

Artikel Asli