Artis senior Ade Irawan meninggal, Dewi Irawan: Ibu bilang sudah ditunggu Ria Irawan

Kontan.co.id Dipublikasikan 23.42, 17/01/2020 • kompas.com

KONTAN.CO.ID - Dunia hiburan Indonesia kembali berduka. Artis senior Ade Irawan meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat (17/1). 

Pemilik nama asli Arzia Dahar ini mengembuskan napas terakhir pada pukul 14.22 WIB. Ade Irawan meninggal karena komplikasi jantung dan paru-paru. 

Dengan terisak, Dewi Irawan, anak Ade Irawan, mengatakan, almarhumah ibunya yang lahir di Jakarta, 5 April 1937, sempat menyampaikan kata-kata terakhir sebelum berpulang. 

*Baca Juga: 11 hari pasca Ria Irawan tutup usia, Ade Irawan meninggal dunia *

"Dia (Ade Irawan) bilang sudah ditungguin Ria Irawan (anak Ade Irawan)," ucap Dewi. "Ibu bilang jangan lama-lama, Ria Irawan kasihan sudah nungguin," tambah Dewi. 

Informasi saja, Ria Irawan juga baru saja berpulang pada 6 Januari 2020. Ria Irawan mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, akibat kanker getah bening.

Sosok Ade Irawan yang pada 2019 meraih Piala Citra untuk kategori Lifetime Achievement ini memang sudah melekat kuat di dunia seni peran tanah air. Menikah dengan aktor dan sutradara Bambang Irawan, pasangan ini cukup mencuri perhatian saat itu. 

*Baca Juga: Ria Irawan berpulang, meninggalkan sederet prestasi dan cerita hidupnya *

Lingkungan film seperti sudah mendarah daging pada mereka, bahkan darah seni juga mengalir pada tiga diantara lima anak mereka, salah satunya artis Ria Irawan. 

Ade mengawali kariernya di dunia seni peran sebagai figuran dalam film berjudul Diambang Fadjar (1964). Kemudian, mulai menjadi pemeran utama sejak membintangi film Tjinta Di Udjung Tahun (1965). 

Saat itu, Bambang yang memiliki rumah produksi dan telah memproduksi beberapa film yang Ade bintangi tak lantas membuat Ade puas dengan hanya membintangi film-film dari rumah produksi suaminya. 

Ade melebarkan sayap untuk perusahaan film lain. Tidak hanya berperan dalam film, Ade juga aktif sebagai penulis skenario. Beberapa film yang merupakan hasil dari buah pikirnya adalah Fajar Menyingsing (1975) dan Belas Kasih (1975). 

Sayang perusahaan film Agora milik suaminya harus gulung tikar setelah menyelesaikan Fajar Menyingsing.

Baca Juga: Artis peran Ria Irawan tutup usia karena kanker

Tidak hanya populer sebagai artis lama, Ade cukup beken hingga era 2000-an. Terbukti, ada sejumlah film yang masih Ade bintangi. Contoh, film Dreams (2016) yang disutradarai Guntur Suharjanto. 

Selain membintangi ratusan film, Ade juga mencicip dunia seni peran di layar kaca. Beberapa judul sinetron pernah Ade bintangi. Misalnya, sinetron Bawang Merah Bawang Putih, Selimut Hati, dan Hafizah. 

Sang bintang kini telah padam, namun karya-karyanya tentu saja masih akan selalu menghiasi dunia perfilman Indonesia. Selamat jalan Ade Irawan.

Penulis: Andika, Aditia, Rintan Puspita Sari

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Berderai Air Mata, Dewi Irawan: Ibu Bilang Sudah Ditunggu Ria Irawan"

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Obituari Ade Irawan, Pengabdian di Dunia Seni Peran hingga Akhir Hayat"

Artikel Asli