Arloji Mewah Milik Eks Dirut Garuda Ari Askhara Jadi Sorotan, Hanya Diproduksi 21 Buah Sedunia

Tribunewow Dipublikasikan 03.43, 10/12/2019 • Fransisca Krisdianutami Mawaski
Eks Dirut Garuda Indonesia Ari Askhara saat mengenak jam mewahnya

TRIBUNWOW.COM - Seusai dicopot sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Askhara kini makin diperbincangkan oleh masyarakat.

Gaya hidup pemilik nama asli I Gusti Ngurah Askhara Dandiputra yang mewah ini pun jadi sorotan.

Dikutip dari TribunStyle, Minggu (8/12/2019), ada beberapa barang mewah yang dimiliki oleh Ari, satu di antaranya adalah arloji.

Dalam berbagai foto yang beredar di media, terlihat Ari Askhara memakai satu buah Arloji berwarna hitam silver.

Sejumlah warganet pun mencari tahu harga dan juga merk dari jam tangan tersebut.

Dilansir dari berbagai rujukan, jam tangan yang dipakai Ari Askhara itu adalah jam tangan Richard Mille Tourbillon RM 052 Skull.

Jam tangan tersebut punya kisaran harga 500 ribu USD atau sekitar Rp 7-8 miliar.

Dikutip dari watchtime.com, jam ini dirilis dalam jumlah terbatas, yaitu hanya 21 buah saja.

Selain itu, Richard Mille Tourbillon RM 052 Skull ini punya dua warna yaitu, titanium, dan rose gold atau white gold.

Ciri khas dari jam tangan ini adalah pelat dasar yang terbuat dari titanium kelas lima dan berbentuk tengkorak.

Jam tangan Richard Mille Tourbillon RM 052 Skull (Mywatch)

Kemudian pada bagian rahang tengkorak tersebut terdapat batu rubi tourbillon.

Pada bagian belakang tengkorak, terdapat dua garis atau jembatan yang saling bersilangan, pola ini terinspirasi dari bendera kapal bajak laut.

Baseplate dan jembatan telah mengalami pengujian yang ketat untuk memastikan tingkat kekuatan dan kekakuan yang tinggi.

Paduan titanium yang digunakan untuk mereka juga sering digunakan dalam industri kedirgantaraan, mobil, dan aeronautika.

Hal tersebut membuat jam ini punya resiko yang kecil untuk terkena karat, karena ketahanannya terhadap korosi yang tinggi.

Hal ini diungkapkan oleh Kelian Banjar (kepala desa) Dinas Padang Bali, I Gede Mustika seperti yang dikutip TribunWow.com dari TribunBali, Minggu (8/12/2019).

Mustika juga mengatakan, Ari Askhara mempunyai sejumlah aset seperti rumah dan tanah yang tersebar di Bali.

"Dia emang termasuk jajaran orang kaya di Dalung. Kurang lebih ada sekitar 12 sertifikat tanah atas nama milik dia di Banjar sini saja," ujar Mustika.

Kendati demikian, ia tak mengetahui secara pasti peruntukan tanah tersebut.

Mengingat keluarga Ari Askhara hanya pulang enam bulan sekali saat upacara keagamaan Hindu, Piodalan.

"Ketemu yang bersangkutan pas saat piodalan, sembahyang saja, sekitar 1-2 jam selesai udah lagi pergi dah gak tau kemana," bebernya.

Mustika mengaku dirinya bersama warga setempat jarang melakukan interaksi dengan keluarga Ari Askhara, hal ini dikarenakan Ari yang menetap di Jakarta.

Penampakan rumah milik mantan Dirut Garuda Ari Askhara di Bali (TRIBUN BALI/EURAZMY)

Tak hanya itu sejumlah aset tanah, Ari juga dikenal punya hobi mengkoleksi motor gede (moge).

Namun, dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LKHPN) miliknya, tak ditemukan daftar kepemilikan moge.

Eko Rahmawanto menyebut, per Maret 2019 lalu, harta kekayaan Ari Askhara sebanyak puluhan miliar rupiah.

"Kalau kita lihat gaya hidup, kita lihat juga LHKPN misalkan Maret 2019," kata Eko Rahmawanto.

"Di situ tertulis kekayaannya sekitar (Rp) 37 miliar."

Menurut Eko Rahmawanto, dengan hobi dan harta kekayaan sebanyak itu, Ari Askhara tak satu pun melaporkan koleksi moge yang dimiliki.

"Dan yang menarik dari LHKPN itu adalah Ari ini kan suka moge ya, kendaraan besar, tapi di LHKPN tidak ada satu pun moge," ucap dia.

"Jadi moge siapa itu? Itu juga patut diselidiki. Benarkah itu moge orang lain?," sambung dia.

Lebih lanjur, Eko Rahmawanto mempertanyakan moge yang dimiliki Ari Askhara.

"Bisa jadi nama orang lain, ini kan harus diselidiki juga," ujar dia.

"Untuk seorang Dirut Garuda sukanya moge, di LHKPN enggak ada mogenya."

(TribunWow.com/Fransisca Mawaski/Jayanti Tri Utami)

Artikel Asli