Arie Untung dan Kontroversi Terompet Sangkakala

Okezone.com Dipublikasikan 03.15, 23/09/2019 • Lintang Tribuana
Arie Untung dan Kontroversi Terompet Sangkakala
Postingan Arie Untung yang mengomentari video jurnalis tengah melaporkan prosesi terompet sangkakala memunculkan kehebohan.

JAKARTA - Postingan Arie Untung yang mengomentari video jurnalis tengah melaporkan prosesi terompet sangkakala di pemakaman BJ Habibie memunculkan kehebohan di jagat maya. Postingan Arie itu sempat diunggah ulang oleh Muthia Wirosastro melalui akun twitter @Muthia911.

" 'Dan upacara akan diakhiri dengan 1 tiupan terompet sangkakala', laporan rekan saya lalu diejek. Maaf, kata sangkakala bukan milik satu agama, melainkan KBBI, istilah kemiliteran yang sahih," tulis jurnalis tersebut mengomentari postingan Arie Untung, pada 17 September 2019.

Arie Untung

Arie Untung pun mendapat peringatan hingga akhirnya menuliskan permintaan maaf melalui postingan di Instagramnya. Postingan itu sempat diabadikan dan diunggah kembali oleh Mutia.

Menurut Arie Untung, postingannya itu memiliki tujuan yang positif yakni untuk mengingatkan tentang hari akhir. Tetapi suami Fenita Arie tersebut akhirnya memutuskan untuk menghapus postingannya agar tak menimbulkan salah paham.

"Takut jadi rame maaf ya masnya dan CNN, justru sebenarnya mau ingetin hal yang positif soal mengingat hari akhir. Malah pas di cek komennya jadi diskusi seru. Sebelum tambah ramai dan salah paham aku hapus ya postingannya," tulis Arie.

Arie Untung

Cuitan Mutia di Twitter itu pun diramaikan oleh warganet. Bahkan Arie untung dan pembahasan 'terompet sangkakala' sempat menjadi trending.

Di antaranya menilai bahwa Arie tak memahami istilah terompet sangkakala dalam istilah kemiliteran.

"Mohon dimaafkan, mungkin beliaunya cuma tahu, sangkakala itu ya dalam hal itu. Alias miskin pengetahuan," celoteh salah satu warganet.

Lainnya ikut menimpali, "Wow, kenapa ya mas itu suka melebih-lebihkan? Padahal memang sangkakala kok namanya, aku tahu dari zaman SMP deh. Mungkin masnya kurang ngikutin acara upacara kayak gitu di TV, ingat diatas langit masih ada langit."

Artikel Asli