Apa itu Aquaponik? Yuk, Ketahui Cara Budidayanya!

Dekoruma.com Dipublikasikan 10.24, 10/08 • Kania Dekoruma

Memahami Sistem Aquaponik dan Cara Melakukannya di Rumah

Kamu suka memelihara ikan dan menanam aneka tumbuhan? Jika demikian, apakah kamu pernah berpikir menjalankan kedua hobi ini secara bersamaan? Hal tersebut tidaklah mustahil karena sekarang sudah ada banyak orang yang menggabungkan antara budidaya ikan dan tanaman secara sekaligus.

Kegiatan tersebut dinamakan sistem aquaponik. Pada dasarnya, aquaponik merupakan sistem pertanian yang mengombinasikan akuakultur atau pemeliharaan hewan air dengan hidroponik yang selama ini kita kenal sebagai sistem budidaya tumbuhan dengan media tanam air. Aquaponik sendiri dilakukan dalam satu tempat yang sama.

Dalam sistem aquaponik ini akan terjadi suatu siklus yang saling menguntungkan antara ikan dan tanaman. Kotoran ikan yang dibiarkan begitu saja di dalam kolam dapat menjadi racun bagi ikan-ikan yang ada di dalamnya. Namun, dengan sistem aquaponik, tanaman akan mengurai racun tersebut dan menjadikannya sebagai suplai oksigen pada air untuk ikan. Sementara, unsur hara yang terdapat dalam kotoran ikan bisa menjadi komponen baik untuk tanaman itu sendiri.

Meskipun aquaponik merupakan kombinasi antara kegiatan yang sudah biasa kamu lakukan, tapi sistem budidaya ini memiliki cara-cara khusus dalam penerapannya. Untuk selengkapnya, simak ulasan Kania berikut ini sampai habis, ya!

1. Siapkan Alat dan Bahan

tanaman dalam gelas dan pipa paralon

shutterstock.com

Hal dasar yang perlu kamu lakukan sebelum menjalankan aquaponik pastinya menyiapkan alat serta bahan yang dibutuhkan. Alat dan bahan yang digunakan untuk budidaya aquaponik cukup sederhana, yaitu pompa akuarium, pipa paralon, pot tanaman atau botol bekas, gabus filter, dan sumbu kompor atau kain resapan.

2. Membuat Wadah untuk Ikan dan Tanaman

aquaponic dengan tumbuhan dan ikan mas

aquapona.co.uk

Untuk menjalankan budidaya aquaponik ini, tentunya kamu membutuhkan wadah untuk menaruh ikan dan juga tanaman. Nah, untuk ikannya kamu bisa menggunakan kolam yang sudah ada. Sementara, untuk menaruh tanaman, kamu perlu membuatnya menggunakan pipa paralon. Tenang saja, cara membuatnya tidak terlalu sulit, kok!

Pertama-tama buat beberapa lubang pada bagian atas pipa paralon sesuai dengan jumlah dan ukuran pot atau botol bekas yang akan dijadikan tempat tanaman. Setelah itu, buat lubang kecil di bagian ujung pipa paralon untuk mengalirkan air ke dalam kolam ikan nantinya.

3. Siapkan Pot Tanaman

tanaman dalam pot kecil untuk aquaponic

shutterstock.com

Seperti yang sudah disinggung pada poin sebelumnya, dalam sistem aquaponik, tumbuhan akan ditanam di dalam sebuah pot atau botol bekas yang sudah dilubangi bagian bawahnya baru kemudian ditaruh ke dalam pipa paralon. Namun, sebelumnya kamu harus memasang sumbu kompor di bagian bawah yang berlubang pada pot tersebut. Sumbu kompor tersebut berfungsi untuk meresap air dalam budidaya aquaponik.

4. Masukkan Tanaman ke Dalam Pipa

tanaman aquaponics dalam pipa paralon

shutterstock.com

Nah, kalau pot dan pipa paralon untuk budidaya aquaponik sudah siap, kamu bisa meletakkan ke dalamnya tanaman hidroponik yang sudah disemai terlebih dahulu. Untuk media tanamnya, kamu bisa menggunakan gabus filter. Adapun aneka tumbuhan yang bisa kamu budidayakan dalam sistem aquaponik ini di antaranya adalah selada, tomat, stroberi, kemangi, buncis, paprika, dan kacang polong.

5. Pasang Pompa Akuarium

pmpa kolam ikan besar

shutterstock.com

Langkah selanjutnya dalam budidaya aquaponik ini adalah memasang pompa sebagai perantara kolam dengan pipa paralon. Dalam pemasangan pompa akuarium ini, pastikan kamu memasukkan selang pompa ke dalam pipa paralon, ya! Hal ini bertujuan agar air dari kolam ikan dapat terpompa ke dalam pipa paralon yang berisi tanaman dan kemudian kembali lagi ke dalam kolam melalui lubang pipa.

6. Masukkan Ikan ke Dalam Kolam

ikan-ikan mas

aquaponicexposed.com

Kunci utama dari budidaya aquaponik ini adalah ikan karena ikan menyediakan banyak nutrisi bagi tanaman. Oleh karena itu, jangan lupa masukkan ikan ke dalam kolam, ya! Adapun jenis ikan yang biasanya dipelihara dalam sistem aquaponik ini adalah ikan nila, ikan patin, ikan mas, ikan lele, dan ikan koi. Setelah ikan dimasukkan ke dalam kolam, sistem aquaponik akan mulai bekerja, deh!

Setelah membaca ulasan Kania di atas, sekarang kamu sudah lebih paham mengenai aquaponik dan cara budidayanya ‘kan? Apakah kamu tertarik melakukannya? Selamat membudidayakan sistem aquaponik!

Jangan lupa kunjungi laman Dekoruma untuk membaca artikel dengan informasi menarik lainnya, ya! Selain artikel, kamu juga bisa menemukan aneka furnitur dan dekorasi untuk menghidupkan suasana rumahmu, lho! Yuk, langsung saja kepoin Dekoruma!

Artikel Asli