Apa Saja yang Bisa Meningkatkan Daya Jual Diri di Mata Perekrut Karyawan?

Tabloidbintang.com Dipublikasikan 03.00, 29/07/2019 • Rizki Adis Abeba
Apa Saja yang Bisa Meningkatkan Daya Jual Diri di Mata Perekrut Karyawan?
Bayangkan Anda bekerja di bidang periklanan dan ditugaskan mempromosikan produk minuman ringan.

Bayangkan Anda bekerja di bidang periklanan dan ditugaskan mempromosikan produk minuman ringan. Sebelum menyuguhkan produk minuman itu untuk konsumen, Anda tentu harus mempelajari produk itu sendiri.

Bagaimana rasanya, kandungan kalori dan unsur lain, dan apa keunggulan produk ini dibanding produk sejenis di pasaran? Proses ini bisa dianalogikan dengan proses penemuan nilai jual diri para pencari kerja. Dalam hal ini, para pencari kerja posisinya sama dengan produk yang akan dijual ke perusahaan.

Sebagai sebuah produk, Anda harus memiliki nilai jual yang tinggi dan menarik agar mereka yang nantinya membeli Anda puas dan terus menggunakan jasa Anda. Apa keunggulan dan apa yang membuat Anda lebih menarik dibanding pelamar yang lain

Para ahli setuju, kejujuran dalam mengidentifikasi diri dan daya jual akan menjadi kelebihan lain bagi para pencari kerja. Lalu apa saja yang bisa meningkatkan daya jual diri di mata perekrut karyawan?

Paul Klein, Direktur Pusat Pelayanan Karier di Cleveland State University di Cleveland, Ohio, menyarankan agar para pelamar kerja membuat daftar jabatan dan tanggung jawab apa saja yang pernah Anda jalani, apa pun meski hanya sebentar.

"Contohnya, jika Anda pernah bekerja di restoran cepat saji dan menghabiskan 99 persen waktu Anda untuk menumpuk roti burger, mencantumkan sisa 1 persen pekerjaan yang Anda lakukan seperti membuka dan menutup pintu restoran tetap penting. Meski hanya 1 persen dari pekerjaan yang pernah dilakukan, tetap sangat penting, karena ini mengindikasikan tingkat kemampuan manajemen, kepercayaan, dan tanggung jawab yang pernah Anda emban," urainya.

Kedua, tekankan pula kemampuan Anda dalam bidang apa pun. Banyak orang menganggap kemampuan mengetiknya yang supercepat bukan hal yang luar biasa dan berpotensi menarik minat pencari karyawan. Pemikiran ini tak benar. Banyak hal yang Anda pikir tak menarik, namun sebenarnya meningkatkan daya jual Anda di mata perekrut karyawan. Jangan abaikan jika Anda memiliki kemampuan sebagai berikut:

Menulis dan berkomunikasi yang baik
Meski Anda tak melamar pekerjaan sebagai penulis atau reporter di sebuah surat kabar, atau mengincar posisi humas, memiliki kemampuan menulis dan berkomunikasi yang baik menjadi daya jual tersendiri. Perusahaan biasanya lebih senang dengan orang yang mampu berkomunikasi dengan baik, karena orang seperti ini lebih mampu beradaptasi dengan lingkungan. Kemampuan menulis pasti dibutuhkan, setidaknya untuk membuat laporan kerja.

Menguasai lebih dari satu bahasa asing 
Tidak perlu diragukan lagi. Kemampuan berbahasa asing sangat dihargai dan menjadi nilai lebih bagi mereka yang menguasai. Perusahaan lebih senang merekrut karyawan yang cas cis cus berbahasa Inggris, karena akan memudahkan berhubungan dengan klien mancanegara.

Pengalaman bekerja di perusahaan ternama 
Jangan segan-segan menunjukkan nama perusahaan, bahkan jika hanya pernah bekerja di restoran cepat saji. Maksudnya, akan lebih mudah mengetahui reputasi kerja Anda jika pernah bekerja di perusahaan terkenal dengan reputasi yang baik pula.

Pernah aktif di organisasi atau LSM 
Pengalaman sebagai aktivis di sebuah organisasi bisa menjadi bekal berharga sebelum Anda masuk ke lingkungan “organisasi” kantor, apalagi jika organisasi yang Anda geluti berkaitan dengan jenis pekerjaan yang Anda lamar.

Sertifikat seminar atau pelatihan
Jangan abaikan ilmu yang pernah Anda dapatkan dari pelatihan dan seminar apa pun. Lampirkan jika mendapat sertifikat dari seminar atau pelatihan yang Anda ikuti. Makin banyak sertifikat, tentu mencerminkan ilmu apa saja yang Anda miliki.

(riz / gur)

Artikel Asli