Apa Itu ISIS dan Bagaimana ISIS Terbentuk?

Kokbisa.id Dipublikasikan 09.00, 02/04/2019

Mungkin kita sering mendengar berita tentang perang saudara dari negeri sebelah timur sana. Dan, saat itu kita sering mendengar sebutan ISIS. Banyak penasaran dengan itu, karena organisasi bernama ISIS ini, belakangan banyak menggemparkan masyarakat. Hem.. tapi, Apa itu ISIS? Lantas, apa sebenarnya ISIS itu? dan bagaimana awal mula ISIS?

Mungkin kita familiar dengan atribut hitam-hitam dari daerah tengah sana.. Sebenarnya, kita pun bertanya apa yang dibawa oleh organisasi yang ‘khas’ ini?
Mungkin kita familiar dengan atribut hitam-hitam dari daerah tengah sana.. Sebenarnya, kita pun bertanya apa yang dibawa oleh organisasi yang ‘khas’ ini?

Apa itu ISIS?

Intinya, ISIS merupakan organisasi yang menggunakan berbagai cara untuk mendirikan negara baru di wilayah yang kita kenal sekarang, sebagai Irak dan Suriah. Organisasi ini ingin mengekspansi kekuasaannya ke seluruh dunia, membawa hukum syariah dengan cara berjihad.

Sebelumnya, organisasi ini terdiri dari negara Irak saja, tapi ketika Suriah sedang mengalami ‘peperangan’, akhirnya ikut masuk kedalam ISI, atau islamic state of Iraq. Setelah itu, namanya bertambah menjadi ISIS, atau islamic state of Iraq and Syria. Lalu, bagaimana ISIS ini terbentuk? Dan, mengapa bisa terbentuk?

Membentuk sebuah negara, mungkin jadi impian setiap orang, termasuk organisasi ini. Ingin menyebarluaskan kekuasaan dengan membawa hukum tertentu, mungkin terdengar keren?
Membentuk sebuah negara, mungkin jadi impian setiap orang, termasuk organisasi ini. Ingin menyebarluaskan kekuasaan dengan membawa hukum tertentu, mungkin terdengar keren?

Awal Mula ISIS

Ngga mungkin sebuah organisasi lahir begitu aja, awalnya ISIS bermula dari organisasi Al Qaeda untuk melindungi Afghanistan dari serangan Uni Soviet tahun 1979. Wah, udah lama banget ya!
Ngga mungkin sebuah organisasi lahir begitu aja, awalnya ISIS bermula dari organisasi Al Qaeda untuk melindungi Afghanistan dari serangan Uni Soviet tahun 1979. Wah, udah lama banget ya!

Jika ditarik mundur, ISIS dulunya merupakan organisasi Al-Qaeda Irak, yang kemudian mengganti namanya menjadi ISIS. Awal mulanya, Al-Qaeda sendiri, hanya merupakan sekelompok pasukan kecil yang didirikan oleh Osama Bin Laden, untuk melindungi Afghanistan dari serangan Uni Soviet.

Al-Qaeda sendiri pada awalnya didanai oleh Kerajaan Saudi Arabia dan Amerika Serikat. Lalu setelah misinya melindungi Afghanistan telah berhasil, Al-Qaeda tetap hidup dan dapat terus berjalan. Ironisnya, Al-Qaeda ini kemudian menyatakan perang kepada teman lamanya sendiri, yaitu Amerika Serikat.

Namanya juga pertemanan, pasti ada masa-masa berantemnya. Nah, ini juga yang terjadi sama Al Qaeda dengan Amerika Serikat, karena peristiwa tahun 2001 lalu.
Namanya juga pertemanan, pasti ada masa-masa berantemnya. Nah, ini juga yang terjadi sama Al Qaeda dengan Amerika Serikat, karena peristiwa tahun 2001 lalu.

Singkat kata, meski Amerika Serikat sukses menyerang Afghanistan, tapi Al-Qaeda telah lebih dulu menyebarluaskan pengaruhnya ke negara-negara lain, termasuk Suriah dan Irak. Kemudian saat Amerika Serikat menyerang Irak, dalam rangka menjatuhkan pemerintahan Saddam Hussein, Al-Qaeda Irak yang merupakan cikal bakal dari ISIS ini, ikut bertempur melawan tentara Amerika Serikat. Meskipun pada akhirnya, mereka kalah dan kemudian memutuskan menyeberang ke negara tetangga, yaitu Suriah.

Siapa sih yang ngga mau hidup bebas? Ya, salah satu jalannya dengan memberontak. Hemm.. alhasil, kisah ‘berantem’nya ini udah saling ngejatuhin satu sama lain..
Siapa sih yang ngga mau hidup bebas? Ya, salah satu jalannya dengan memberontak. Hemm.. alhasil, kisah ‘berantem’nya ini udah saling ngejatuhin satu sama lain..

Kemudian di Suriah, Al-Qaeda Irak tidak bisa berteman baik dengan Al-Qaeda Suriah, hingga akhirnya Al-Qaeda Irak ini berganti nama menjadi ISIS, dan semenjak itu berniat untuk mendirikan negara baru di Suriah dan Irak, sesegera mungkin.

Karena udah mulai lelah berantem, Irak pun mencari teman untuk ‘bersatu’ dalam peperangan ini. Dan, karena satu momentum, akhirnya Suriah pun ingin bergabung dengan Irak..
Karena udah mulai lelah berantem, Irak pun mencari teman untuk ‘bersatu’ dalam peperangan ini. Dan, karena satu momentum, akhirnya Suriah pun ingin bergabung dengan Irak..

Lalu pendeknya, pada tahun 2011 lalu, ketika Suriah mengalami perang saudara. ISIS dengan lihainya bergabung dengan kelompok militan Suriah, melawan pemerintahan Bashar Al Assad. Meski akhirnya ISIS berpaling arah dan malah membuat Suriah makin carut marut.

Nah, karena udah buka cabang, oleh karenanyadibuatlah satu identitas baru. Hitam-hitam, dan membawa nama baru yaitu ISIS..
Nah, karena udah buka cabang, oleh karenanyadibuatlah satu identitas baru. Hitam-hitam, dan membawa nama baru yaitu ISIS..

Meskipun demikian, ISIS tidak pernah lupa dengan asal muasalnya, ISIS yang dibantu oleh kelompok Sunni Irak, berhasil menguasai wilayah utara Irak dan berhasil menguasai persenjataan militer canggih dan banyak sumber tambang minyak, yang menjadi alasan kenapa ISIS, hingga saat ini, sulit untuk dikalahkan. Hem.. tapi apa yang membedakan Al Qaeda dengan ISIS?

Nah, organisasi ini berkembang semakin ‘canggih’ dengan kekuatan militer dan kekayaan dari sumber minyak. Ya, jadilah ISIS yang kita lihat sekarang..
Nah, organisasi ini berkembang semakin ‘canggih’ dengan kekuatan militer dan kekayaan dari sumber minyak. Ya, jadilah ISIS yang kita lihat sekarang..

Meskipun terdengar seperti kelanjutannya Al Qaeda, ISIS ini tetap perbedaan, yaitu tujuannya. Iya, pendeknya, Al Qaeda adalah organisasi ingin berjihad secara global, makanya gerakannya banyak banget, salah satu yang terkenalnya 9/11.

Ada yang bisa nebak ini kejadian apa? Dan terjadi dimana? Pada tahun berapa?
Ada yang bisa nebak ini kejadian apa? Dan terjadi dimana? Pada tahun berapa?

Sedangkan, ISIS ini bentuknya organisasi juga tapi lebih ingin jauh daripada Al Qaeda. Organisasi ini ingin membentuk negara baru dengan hukum syariah, akan tetapi gerakannya lebih terkesan ‘menyeramkan’ seperti peperangan.

Namun buat negara baru ngga semudah yang dikira, harus menempuh berbagai cara, meskipun kadang itu terdengar ‘menyeramkan’....
Namun buat negara baru ngga semudah yang dikira, harus menempuh berbagai cara, meskipun kadang itu terdengar ‘menyeramkan’….

Jadi, intinya ISIS ingin dengan sesegera mungkin mendirikan negara baru di Suriah dan Irak, dan melawan siapa saja yang ingin menghalanginya. Tapi, setidaknya kita disini tidak perlu takut karena jika kita bersama, kita dapat lebih kuat dari apa yang ISIS bayangkan. 

Dan seperti biasa, terima kasih.

Artikel Asli