Anjingnya Mengendus Bagian Perutnya, Wanita Ini Akhirnya Menyadari Fakta Mengerikan Ini, 'Saya Berhutang Nyawa pada Anjing Saya

Intisari Dipublikasikan 07.00, 22/11/2019 • Afif Khoirul M
Wanita ini mengaku berhutang nyawa pada anjingnya setelah diendus perutnya.

Intisari-online.com - Seorang wanita bernama Stephanie Herfel dari Wisconsin, Amerika tak menyangka bahwa dia akan berhutang nyawa pada anjingnya.

Melansir Daily Mirror pada Rabu (20/11/2019), Stephanie awalnya tidak mengira bahwa anjingnya berperilaku aneh.

Anjing bernama Sierra ini tiba-tiba mendekatinya dan mulai menodongkan hidungnya ke arah perutnya sambil berbaring ke pangkuannya.

Pada kesempatan lain, Stephanie, mendapati si husky meringkuk di belakang lemarinya tampak kesal selama berminggu-minggu.

Stephanie mengatakan, "Pertama dia naik ke atas dan meletakkan hidungnya di atas perutku, aku menyingkirkannya, tapi dia melakukannya beberapa kali."

"Kemudian (dia) meringkuk di dalam lemari, dan wajahnya tampak mengerut," tambahnya.

"Aku baru menyadari bahwa Sierra mencoba memberi tahuku," tambahnya.

"Kalau bukan karena dia aku tidak akan berada di sini hari ini. Aku berutang nyawaku," jelasnya.

Pada saat yang sama ketika perbuahan perilaku Sierra, Stephanie merasakan rasa pedih pada perutnya.

Akhirnya Stephanie sadar bahwa anjingnya mencoba memberi tahu bahwa dia harus memeriksakan perutnya.

Setelah pergi ke dokter ternyata benar, bahwa Stephanie didiagnosis menderita kanker ovarium stadium tiga.

Setelah enam bulan perawatan, Stephanie menjalani remisi, sayangnya kambuh lagi dan penyakitnya menyebar ke hati.

Dia mengatakan, setiap kali kankernya kembali, Sierra mampu mendeteksinya dengan mendekatinya seolah mengatakan ada yang tidak beres.

Ahli onkologi Stephanie, Dr. David Kushner mengatakan dia tidak pernah berpikir Stephanie "gila" karena mengungkapkan bahwa anjingnya telah memperingatkannya tentang kanker.

Dia menambahkan, "Mungkin anjing Anda mengetahui bahwa Anda tidak merasa baik-baik saja."

Stephanie sekarang bebas kanker tetapi mengambil tablet kemoterapi dosis harian sebagai bagian dari uji klinis untuk mengurangi risiko kembali.

Artikel Asli