Anji Usai Dicecar 45 Pertanyaan soal Kasus Hoaks Obat Corona: Enggak Enak, Capek

kumparan Dipublikasikan 15.31, 10/08/2020 • kumparanHITS
Musisi Anji saat ditemui wartawan seusai diperiksa di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, (10/8/2020). Foto: Dok. Ronny

Musisi Anji baru saja menyelesaikan agenda pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Senin (10/8) malam. Dia diperiksa sebagai pemilik akun YouTube dunia MANJI, yang dilaporkan oleh organisasi Cyber Indonesia, karena dugaan penyebaran hoaks terkait obat corona Hadi Pranoto.

Dalam agenda tersebut, dia ditemani oleh kuasa hukumnya, Milano Lubis. Milano menekankan bahwa Anji dimintai keterangan masih dalam kapasitasnya sebagai saksi.

“Jadi hari ini kita diperiksa statusnya masih sebagai saksi terkait dengan laporan dari pelapor saudara Munannas,” ucap Milano, ketika ditemui di Polda Metro Jaya, Senin (10/8).

Musisi Anji saat ditemui wartawan seusai diperiksa di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, (10/8/2020). Foto: Dok. Ronny

Milano enggan berspekulasi terkait kemungkinan peningkatan terhadap status kliennya. Dia menegaskan bahwa Anji bakalan tetap kooperatif menjalani proses hukum tersebut.

“Intinya hari ini pemeriksaan kita sudah cukup, tinggal menunggu nanti Pak Hadi, mungkin ada saksi-saksi lain. Dari kita juga mungkin ada saksi lain, semua tergantung pada penyidik. Intinya kita, Anji, tahap hukum kami akan kooperatif melalui ini sampai tuntas,” tuturnya.

Sementara itu, Anji mengaku bahwa ini merupakan pengalaman pertama baginya menjalani pemeriksaan di kepolisian. Dia mengaku kelelahan setelah ditanyai 45 butir pertanyaan terkait kasus tersebut.

Musisi Anji saat ditemui wartawan seusai diperiksa di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, (10/8/2020). Foto: Dok. Ronny

“Hmm, dari tadi jam 10.00, istirahat satu kali jam makan siang, jam 12, lalu tadi ada sekitar 45 pertanyaan, tapi dari pertanyaannya ada yang butirnya sampai E. Dan saya pegal sih, belum makan malam,” ungkap Anji.

Menurut Anji, dari 45 pertanyaan itu, dia ditanyai mengenai identitas dan seputar video wawancara tersebut. Dia juga ditanyai seputar kronologi kejadian ketika wawancara tersebut berlangsung.

“Tentang akun atau channel YouTube saya, channel dunia MANJI, lalu tentang kronologi kejadian ketika itu wawancara. Intinya adalah materi pokok perkara,” tuturnya.

Musisi Anji saat mendatangi Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (10/8). Foto: Ronny

Setelah sekitar 10 jam menjalani pemeriksaan, Anji hanya berharap kasusnya bisa cepat selesai. Sebab, pelantun tembang Dia ini, mengaku cukup kelelahan menjalani rentetan agenda pemeriksaan.

“Semoga cepat selesai lah pokoknya, karena ini buat saya enggak enak, capek,” pungkasnya.

Kasus bermula dari wawancara Hadi Pranoto dengan Anji. Keduanya membahas soal obat herbal penemuan Hadi yang diklaim dapat menyembuhkan pasien COVID-19. Video wawancara itu dipublikasikan melalui akun YouTube dunia MANJI.

Pernyataan Hadi dibantah oleh berbagai pihak karena obat corona hingga kini belum ditemukan. Salah satunya Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang menyebut klaim Hadi sesat. Keduanya dilaporkan karena dianggap membuat kegaduhan.

Artikel Asli