Anji Sindir Pedas Penyanyi Tawar Harga Saat Dibuatkan Lagu, Siapa?

Dream.co.id Dipublikasikan 09.23, 17/02
Anji mantan vokalis Drive (Foto: Muhammad Akrom S/Kapanlagi)
Anji Mantan Vokalis Drive (Foto: Muhammad Akrom S/Kapanlagi)

Dream - Anji, mantan vokalis grup band Drive, menuliskan kegelisahannya tentang para pekerja seni yang tak menghargai lagu ciptaan seniman. Meski sama-sama bekerja di dunia seni, masih banyak penyanyi yang meminta harga miring saat dibuatkan lagi. 

Curahan hati Anji tersebut ditulis di akun Instagram yang diunggah pria bernam lengkap Erdian Aji Prihartanto, Minggu, 16 Februari 2020.   

"Apa kabarnya Penyanyi jika tanpa lagu? Ini tentang mindset," tulis Anji di akun Instagram @duniamanji dilihat Dream, Senin, 17 Februari 2020.

Menurut Anji, selama ini sistem yang tercipta di dunia musik membuat harga sebuah lagu ciptaan tak dihargai dengan layak. Inilah yang menjadi tugas dari seorang pekerja seni mengubah anggapan tersebut. 

"Sistem yang berjalan selama ini, membuat lagu dianggap murah. Walau berat, harus diubah. #anjiTweet," tulisnya.

Sindiri Penyanyi Minta Harga Teman

Secara khusus Anji bahkan menyindir seseorang yang pernah menawar sebuah lagu ciptaannya. Orang yang tak disebutkan namanya itu meminta Anji untuk memberikan harga pertemanan untuk sebuah lagu ciptaannya.

Yang membuatnya jengkel, orang yang memintanya dibuat lagu tersebut sering mengunggah status gaya hidup mewah di akun media sosialnya.

"Beberapa kali terjadi. Postingannya barang-barang mewah. Minta buatin lagu. Saat dikasih harga : 'Wah mahal banget. Harga teman dong.' Pernah ngobrol mendalam juga enggak, minta harga teman,"tulis Anji

Anji © Instagram

Tak diketahui secara pasti untuk siapa sindiran Anji tersebut dialamatkan. Namun dia menegaskan kehidupan pencipta lagu justru lebih kurang beruntung dibandingkan orang yang menyanyikan karyanya.

Kondisi inilah yang dipicu oknum penyanyi yang kurang menghargai para pencipta lagu yang sebetulnya telah membuat artis tersebut tenar.

"Itulah kenapa banyak pencipta melarat hidupnya. Lagu dianggap murah." tulisnya.(Sah)

Artikel Asli