Anies Izinkan PKL di Trotoar, Menteri PUPR: Ada Syaratnya

Okezone.com Dipublikasikan 09.51, 16/09/2019 • Giri Hartomo
   Anies Izinkan PKL di Trotoar, Menteri PUPR: Ada Syaratnya
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan kalau Pedagang Kaki Lima (PKL) nantinya akan mendapatkan tempat pada trotoar-trotoar.

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan kalau Pedagang Kaki Lima (PKL) nantinya akan mendapatkan tempat pada trotoar-trotoar yang pada saat ini sedang direvitalisasi.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, jika ingin menjadikan trotoar untuk PKL, pemerintah provinsi DKI Jakarta harus mengajukan enam syarat. Keenam syarat tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri PUPR Nomor 03/PRR/M/2014.

Persyaratan pertama adalah jarak bangunan kearea berdagang adalah 1,5 hingga 2,5 meter agar tidak menganggu sirkulasi pejalan kaki. Kemudian yang kedua adalah jalur pejalan kaku memiliki lebar minimal 5 meter yang digunakan untuk area berjualan memiliki lebar maksimal 3 meter atau memiliki perbandingan antara lebar jalur pejalankaki dan lebar area berdagang 1 berbanding 1,5.

Lalu yang ketiga adalah terdapt organisasi atau lembaga yang mengelola keberadaan Kegiatan Usaha Kecil Formal (KUKF). Kemudian yang keempat adalah pembagian waktu penggunaan jalur pejalan kaki untuk jenis KUKF tertentu diperkenankan di luar waktu aktif gedung atau bangunan di depannya.

 

Trotoar

Persyaratan yang kelima adalah dapa menggunakan lahan privat. Dan yang terakhir adalah tidak berada di sisi jalan arteri baik primer maupun sekunder dan kolektor primer dan atau tidak berada disisi ruas jalan dengan kecepatan kendaraan tinggi.

“Itu ada syaratnya itu ada 6 syarat. Dan pasti tidak boleh permanen,” ujarnya saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (16/9/2019)

Basuki juga mengaku belum menerima laporan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait wacana ini. Namun yang pasti, dirinya meminta kepada Anies agar PKL yang berjualan di trotoar tidak permanen.

“Belum belum, tapi yg paling jelas tidak boleh permanen. Ya di Wasington DC pun, mobile dia mau gerobak kalau di sana kan mobil,” katanya.

Artikel Asli