Anies Baswedan Minta Anak Buah Banyak Baca Referensi Soal Covid-19

Tempo.co Dipublikasikan 10.30, 15/08 • Juli Hantoro
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam keterangan resminya di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Senin (25/5/2020). ANTARATim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional/pri. (ANTARATim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional)
Anies Baswedan meminta para kepala dinas meluangkan waktu untuk mencari tahu apa masalah yang berpotensi muncul di masyarakat beberapa tahun ke depan.

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta para kepala dinas meluangkan waktu untuk mencari tahu apa masalah yang berpotensi muncul di masyarakat beberapa tahun ke depan. Tujuannya untuk mengantisipasi kemungkinan yang akan terjadi di kemudian hari setelah pandemi Covid-19.

"Jadi maksudnya jangan sampai kita tidak mengantisipasi perubahan," kata dia dalam unggahan video Pemprov DKI Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2020.

Anies mencontohkan angka kehamilan yang kini meningkat. Untuk itu, lanjut dia, Dinas Kesehatan DKI perlu mempersiapkan bahwa nantinya kesehatan ibu dan anak akan menjadi fokus dinas.

Selanjutnya soal jenis pelayanan imunisasi yang menurut dia juga akan berubah. Sektor perpajakan, tambah dia, pun harus siap menghadapi digitalisasi. Misalnya, cara pengesahan atau proses bertemu orang.

"Kalau kita tidak antisipasi, repot sekali," ujar dia.

Karena itulah, Anies mendorong jajarannya agar banyak membaca referensi. Menurut dia, keberhasilan suatu bangsa bukan diukur dari mampu atau tidak, tapi bagaimana mengantisipasi perubahan.

"Jadi para asisten nanti pastikan di sektornya masing-masing itu semua kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) diminta untuk meluangkan waktu membaca," kata dia.

Artikel Asli