Angkat Kaki dari Indonesia, Chevrolet Dinilai Tinggalkan Kesan Buruk Bagi Konsumen

Otosia.com Dipublikasikan 11.15, 11/11/2019

Otosia.com -

Hengkangnya General Motors (GM) dari pasar Indonesia juga membawa Chevrolet yang berada di bawah naungannya. GM sudah mengumumkan akan berhenti menjual produknya mulai Maret 2020 mendatang.

Soal hal ini, pengamat otomotif Bebin Djuana menilai pabrikan otomotif asal Amerika Seriakt itu memberikan kesan tidak baik bagi konsumen setianya.

"Saya lihatnya sayang saja, bahwa abngun kepercayaan publik terhadap sebuah brand itu kan susah sekali. Dan ketika sudah ada yang suka dengan brand tersebut, terus main tinggal gitu aja, kesannya kayak digeletakin gitu aja. Buat saya itu nggak bagus," kata Bebin di Senayan, Jakarta, dikutip dari Liputan6.com.

 (kpl/tys)

Bebin menilai, setiap perusahaa memiliki permasalahan masing-masing sehingga hengkangnya Chevrolet dari Indonesia tidak bisa disamakan dengan Ford.

"Enggak bisa digeneralisasikan, mereka kasusnya masing-masing, baik Ford maupun GM," ujarnya.

Selain itu, Chevrolet dinilai akan mengalami kesulitan jika ingin kembali bersaing di pasar otomotif Tanah Air, di masa mendatang.

"Pengaruh jangka panjang pasti ada dan tidak mudah untuk kembali lagi ke Indonesia. Karena gini, sebetulnya membuat keputusan untuk angkat kaki dari sebuah negara itu musti dipikirkan panjang-panjang," tandasnya.

Sumber: Liputan6.com

 Chevrolet Trailblazer (Chevrolet)
Chevrolet Trailblazer (Chevrolet)
Artikel Asli