Angin Puting Beliung di Enrekang, 6 Rumah Rusak, 1 Nyaris Roboh

Kompas.com Dipublikasikan 16.50, 22/11/2019 • Kontributor Pinrang, Suddin Syamsuddin
SUDDIN SYAMSUDDIN
Seorang Anak Melihat Rumahnya Yang Nyaris Rubuh di Kabupaten Enrekang

ENREKANG, KOMPAS.Com - Angin puting beliung merusak enam rumah warga di Dusun Penja, Desa Karueng, Kecamatan Enrekang,  Sulaweasi Selatan.

Angin kencang disertai hujan terjadi dari arah selatan menuju arah barat Dusun Penja, Kabupaten Enrekang, terjadi sekitar pukul 15.30 Wita.

"Sebelumnya hujan begitu lebat diselingi angin kencang. Atap seng warga berterbangan terbawa angin," ujar Hardiman, warga Dusun Penja, Desa Karueng, Kecamatan Enrekang, Sulaweai Selatan, Jumat (21/11/2019).

*Baca juga: Hujan Deras Disertai Angin Puting Beliung Rusak 25 Rumah *

Sementara itu, Koordinator BPBD Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan Mangga Eka Putra menuturkan akibat atas rumah warga rusak diterjang angin puting beliung, 1 rumah warga dilaporkan nyaris roboh.

"Atap rumah warga yang terbawa angin kita ganti dengan terpal sementara waktu, sebelum diberikan bantuan seng," jelas Eka.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Meski demikian, pasca angin puting beliung menyebabkan warga yang mayoritas petani enggan keluar rumah.

Baca juga: Angin Puting Beliung Terjang 3 Desa di Boyolali, Anak-anak Takut Pergi Sekolah

Dia mengimbau kepada warga agar berhati-hati, mengingat beberapa hari terakhir intensitas curah hujan di Kabupaten Enrekang, sangat tinggi sehingga dapat terjadi banjir, dan tanah longsor.

"Pihak BPBD Enrekang, tiap hari menyambangi petani. Kita berharap agar warga Enrekang berhati-hati pada musim penghujan ini. " Kata Mangga.

Penulis: Kontributor Pinrang, Suddin SyamsuddinEditor: Dony Aprian

Artikel Asli