Andrea Dovizioso Tinggalkan Ducati, Casey Stoner Angkat Bicara

Kompas.com Dipublikasikan 15.10, 15/08 • Nirmala Maulana Achmad
DOK. DUCATI
Pebalap Ducati, Andrea Dovizioso, sedang berdiskusi dengan Casey Stoner saat menjalani tes pramusim di Sirkuit Sepang, Selangor, Malaysia (28/1/2018).

KOMPAS.com - Mantan pebalap MotoGP, Casey Stoner, angkat bicara soal hengkangnya Andrea Dovizioso dari Ducati.

Dovizioso akan meninggalkan Ducati setelah perhelatan MotoGP 2020.

Kabar tersebut disampaikan Simone Battistella, manajer Dovizioso, kepadaSky Italia pada hari ini, Sabtu (15/8/2020).

Baca juga: Resmi, Andrea Dovizioso Tinggalkan Ducati Usai MotoGP 2020

Battistella mengatakan bahwa kondisi sudah tidak memungkinan untuk "terus bersama".

Dovi juga merasa jauh lebih tenang setelah memutuskan hengkang dari Ducati.

Sebagai mantan pebalap Ducati, Casey Stoner pun beropini terkait hengkangnya Dovi.

Stoner berujar bahwa Ducati tidak akan pernah bisa menggantikan sosok Dovizioso di tim.

"Ini pendapat pribadi saya, saya tidak yakin Ducati mampu menggantikan sosok Andrea Dovizioso," tulis Stoner di akun Twitter-nya, dilansir dari Motorsport.

Setelah kejadian ini, Stoner juga berharap Ducati lebih bisa mendengarkan keinginan pebalap mereka.

"Saya pikir Ducati harus menyadari pada dasarnya pebalap, bukan terowongan angin yang meraih hasil balapan, jadi dengarkan mereka," tulis juara MotoGP dua kali itu.

Rumor menyebutkan bahwa ketegangan antara pebalap dan tim yang menyebabkan Dovi tidak ingin memperpanjang kontrak di Ducati.

Selain itu, masalah finansial juga diyakini menjadi penyebab lain.

Ducati kabarnya ingin memotong gaji Dovizioso karena krisis akibat pandemi. Namun, sang pebalap menolak gagasan tersebut.

Baca juga: Hasil Kualifikasi MotoGP Austria - Maverick Vinales Pole, Valentino Rossi Ke-12

Andrea Dovizioso telah mempersembahkan 13 kemenangan bagi Ducati dan menjadirunner-up MotoGP selama tiga musim beruntun.

Pebalap berusia 34 tahun itu telah memperkuat Ducati sejak 2013. Menggantikan Valentino Rossi, ia menjadi bagian dari kebangkitan Ducati hingga menjadi salah satu pabrikan terkuat di MotoGP.

Penulis: Nirmala Maulana AchmadEditor: Nirmala Maulana Achmad

Artikel Asli