Anang Hermansyah Akui Banyak Temannya Marah Saat Putuskan Jadi Anggota DPR

Kompas.com Dipublikasikan 09.31, 11/07/2020 • Tri Susanto Setiawan
Kompas.com/Tri Susanto Setiawan
Anang Hermansyah di kawasan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, Sabtu (19/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis musik Anang Hermansyah mengatakan, keputusannya saat itu menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sempat ditentang teman-temannya.

"Banyak temanku yang marah. 'Nang, itu bertentangan dengan diri kamu'," kata Anang dalam kanal YouTube Helmy Yahya Bicara dikutip Kompas.com, Sabtu (11/7/2020).

Baca juga: Anang Hermansyah: Belum Ada Sosok Sekaliber Papa T Bob

Anang yang akhirnya terpilih sebagai anggota DPR pada Pileg 2014 dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu punya pendirian.

Anang ingin industri musik diperjuangkan seperti profesi-profesi lainnya. Tempat perjuangan itu ada di dalam parlemen.

"Berjuang di jalanan sudah lama, hasilnya gitu-gitu aja. Aku harus di tempatnya, aku harus berani masuk ke situ. Pertentangannya cukup pelik dalam diri aku," kata Anang.

Baca juga: Ashanty Sebut Aurel Tega dan Galak kepada Anang Hermansyah

Keputusan Anang maju sebagai anggota DPR semakin kuat setelah melihat rekam jejak keluarganya.

Anang mengatakan, keluarganya di Jember, Jawa Timur, banyak terlibat di dunia perpolitikan.

"Bapak aku DPRD salah satu partai. Garis keluarga iya. Kakek itu memang pejuang," kata dia.

Baca juga: Judika Sebut sebagai Sultan, Anang Hermansyah Salah Tingkah

Dari catatan Kompas.com saat Pilleg 2014 lalu, Anang Hermansyah yang maju dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur IV, yang meliputi Kabupaten Jember- Lumajang, memperoleh 37.439 suara.

Suara Anang tersebut, mengungguli suara partainya di semua kecamatan yang hanya mendapatkan 15.822 suara.

Sementara pada Pileg 2019 kemarin, Anang memutuskan tidak mencalonkan diri lagi dan ingin fokus bersama keluarga. 

Baca juga: Mantap Nikahi Ashanty, Anang Hermansyah: Dia Cocok sama Aurel dan Azriel

Ia juga ingin kembali fokus berkarier di industri musik.

Editor: Tri Susanto Setiawan

Artikel Asli