Anaknya Ngamuk Hingga Bawa Samurai, Total Ganti Rugi yang Dibayar Elvy Sukaesih Nggak Seberapa

grid.ID Dipublikasikan 04.51, 17/09/2019 • None
Elvy Sukaesih

Grid.ID - Penyanyi dangdut Elvy Sukaesih telah berdamai dengan warga yang menjadi korban amukan putra Elvy Sukaesih, Isha Haedar.

Diketahui, Isha Haedar yang merupakan putra sulung Elvy Sukaesih mengamuk dan membawa senjata tajam di warung milik Junaidi (48) yang berada tak jauh dari lokasi rumahnya.

Usai mengalami kerusakan di sejumlah bagian warungnya, Junaidi bersama sejumlah warga lainnya menerima ganti rugi.

Perwakilan keluarga Elvy Sukaesih ungkap besaran nominal ganti rugi yang diberikan pada warga di Jalan Usaha Kelurahan Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (14/9/2019) sore.

 

Sekira pukul 15.00 hingga 17.00 WIB, mereka menemui keluarga Elvy di kediamannya yang diwakili oleh Syehan, putra ke-4 Elvy Sukaesih.

Saat dikonfirmasi di kediaman salah satu anaknya yang bernama Fitria Sukaesih di Jalan Siaga Baru 3, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Syehan menyampaikan beberapa rincian terkait ganti rugi tersebut.

"Iya betul saya ganti mejanya. Saya bilang mau diganti atau mau meja yang di rumah. Mereka bilang mau itu aja," ungkapnya di lokasi, Sabtu (14/9/2019) malam.

Berhubung di warung Junaidi memiliki dua buah meja dan yang satunya menggunakan alas kaca, Syehan mengatakan ikut mengganti bagian kaca tersebut.

"Di situ ada dua meja. Yang satu di buat sendiri. Yang itu kita belikan kacanya saja. Kemudian uang ganti ruginya untuk ganti toples yang tempat permen itu yang pecah. Enggak lebih dari Rp 1 juta," sambungnya.

 

Tempo hari Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono pernah menjelaskan Haedar tidak ditahan karena pihak keluarga sudah menunjukkan surat keterangan sakit jiwa.

Salah satu penjaga kantin yang enggan disebutkan namanya mengatakan belum mendengar desas-desus Haedar dirujuk ke rumah sakit tersebut.

"Biasanya kalau ada artis, anak artis atau pejabat ya udah ramai. Security udah cerita kemari. Kan jadi omongan sana-sini. Ini ma belum. Belum dengar apa-apa saya," ucapnya di Duren Sawit, Sabtu (14/9/2019).

Tak hanya belum diketahui oleh penjaga kantin, kabar Haedar yang berada di RSKD Duren Sawit juga tak sampai di telinga para pengemudi bajaj yang biasa mangkal di lokasi.

"Iya saya belum dengar. Biasanya kalau ada yang heboh saya juga tau. Kan biasa mangkal di sini," terang salah satu supir bajaj santai.

Hingga berita ini diturunkan, TribunJakarta.com belum mendapatkan keterangan resmi dari RSKD Duren Sawit.

(*)

Artikel Asli