Anak Diancam Penjual Ikan Arwana, Eza Gionino Lapor Polisi dan Tak Peduli Masuk Penjara Lagi

Kompas.com Dipublikasikan 02.06, 17/11/2019 • Andika Aditia
KOMPAS.com / Revi C Rantung
Eza Gionino saat ditemui di Polres Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemain sinetron Eza Gionino melaporkan penjual ikan arwana bernama Qory Supiandy ke Polres Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (16/11/2019).

Bersama istrinya, Meiza Aulia Coritha dan anak mereka, Eza melaporkan Qory Supiandi atas dugaan ancaman pembunuhan dan kekerasan.

Dalam laporan Eza, Qory Supiandy disebut melanggar Pasal 45 Ayat (4) dan atau Pasal 45 b UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 335 KUHP.

*Baca juga: Eza Gionino Tersenyum Pamer Cincin dan Minta Doa *

Laporan ini sudah terdaftar dengan nomor STBL/B/628/XI/2019/JBR/RES BGR.

Berikut sejumlah faktanya: 

Emosi memuncak

Dengan nada emosi, Eza Gionino menumpahkan kekesalan kepada Qory Supiandy lantaran telah membawa-bawa anak dan istrinya.

Baca juga: Tanpa Restu Ibu, Pernikahan Eza Gionino Disaksikan Ayah

“Sumpah demi Allah saya masih emosi banget ya, masih enggak terima,” tegas Eza Gionino di Polresta Bogor, Sabtu.

Eza tak habis pikir dengan perkataan dan niat Qory Supiandy yang ingin membuat anaknya terluka.

“Bapak mana yang terima anaknya mau dibikin muntah darahlah. Berarti secara logika saya, ada salah satu organ tubuh dari anak saya yang mungkin mau dihajar sama dia sampai anak saya muntah darah. Itu yang saya enggak terima,” ucap Eza Gionino.

Baca juga: Eza Gionino Gelar Resepsi Pernikahan Tanpa Kehadiran Ibunda

Sementara sang istri, Meiza, langsung menangis ketika mengingat-ingat pengancaman yang dilakukan Qory Supiandi.

Menurut Meiza, ancaman yang dikirimkan melalui pesan di aplikasi WhatsApp itu masih terekam jelas di ingatannya.

“Kalau ditanya prasaannya sih pertama kali dengar ancaman itu sedih banget, hancur ya. Bagaimana pun saya seorang ibu sekarang ini. Dengar kata-kata anak mau dibunuh gitu,” kata Meiza.

Baca juga: Kabar Bahagia, Eza Gionino dan Meiza Aulia Dikaruniai Anak Pertama

Berawal dari ikan arwana

Kepada para awak media, Eza Gionino menyebut bahwa dia awalnya membeli ikan arwana dari Qory Supiandi.

Ia membeli ikan arwana tersebut karena ingin membantu Qory Supiandy yang dikenal dari temannya bernama Doni.

Kebetulan, lanjut Eza, Qory membutuhkan uang yang kemudian menjual dua ikan arwananya sebesar Rp 12 juta.

Baca juga: Istri dan Anak Diancam Dibunuh, Eza Gionino Laporkan Penjual Ikan

“Jadi begini, awal mula saya punya teman namanya Doni. Dia menawarkan pada saya, ‘Za ini ada orang dia minta dibantu ya, tapi loe beli ikannya’. Jadi gini, ikan arwana itu berasal dari Hulu Suhaid itu 13 jam dari Pontianak. Aku beli Rp 12 juta, 2 ekor ya. Dengan video yang dia kirimkan ke saya,” kata Eza Gionino saat dijumpai di Polres Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/11/2019).

Namun, pesanan ikan yang dibeli oleh Eza tak sesuai harapan. Ia menemukan ikan tersebut dalam keadaan cacat pada bagian mata dan gigi, sehingga melayangkan keluhan kepada Qory Supiandy.

“Tapi ternyata pas ikan itu sampai ke saya tak sesuai. Ikan itu cacat. Gimana ya, kalau saya bahas tonggos atau cakil disebutnya. Terus matanya drop eye, turun gitu tak sesuai dengan video,” jelas Eza Gionino.

Baca juga: Resmi Laporkan Penjual Ikan, Eza Gionino: Bapak Mana yang Terima Anaknya Disakiti?

Namun, komplain dari Eza tak digubris oleh Qory Supiandy.

Sebaliknya, menurut Eza, Qory Supiandy mulai melayangkan hal yang tak pantas.

Bahkan, Qory melontarkan ancaman pembunuhan untuk anak istri Eza Gionino.

Baca juga: Eza Gionino Beberkan Awal Mula Kasus dengan Penjual Ikan hingga Ada Ancaman Pembunuhan

“Setelah itu, saya sudah tahu saya ditipu. Saya bertanya ke dia. Saya sempat telepon dia secara langsung, dia sendiri bilang saya nggak nipu saya cuma bohongin abang,” ujar Eza yang kemudian memberikan bukti suara ancaman pembunuhan untuk anaknya.

Tak peduli masuk penjara lagi

Eza menanggapi serius ancaman yang dilayangkan oleh Qory.

Bahkan, pesinetron itu sempat ingin terbang ke Pontianak untuk menemui dan berhadapan langsung dengan Qory.

Baca juga: Emosi Memuncak, Eza Gionino: Saya Tak Peduli Masuk Penjara Lagi

“Harusnya saya ke Pontianak. Sekarang saya enggak peduli, bapak mana yang terima anaknya mau dilukain," kata Eza Gionino.

"Saya masuk (penjara) lagi enggak apa-apa asal sama dia, asal sama kamu Qory. Saya enggak takut,” lanjut Eza.

Emosi Eza tak terbendung ketika menceritakan anaknya yang diancam bakal dibunuh oleh Qory Supiandy.

Baca juga: Eza Gionino Sebut Pelaku Mabuk Saat Mengancam Akan Membunuh Anaknya

Penjual ikan mabuk

Eza menyebut pelaku pengancaman kepada istri dan anaknya, Qory Supiandy, sebenarnya sudah sempat meminta maaf.

Permintaan maaf itu disampaikan penjual ikan arwana tersebut kepada kuasa hukum Eza, Henry Indraguna.

Menurut Eza, Qory mengaku dalam keadaan mabuk saat melayangkan ancaman pada istri dan anaknya.

Namun, Eza tak langsung memercayai permintaan maaf tersebut.

Baca juga: Protes Beli Arwana, Eza Gionino Dapat Ancaman Disantet Penjual Ikan

“Nah, sekarang dia (Qory Supiandy) ada kata maaf setelah dihubungi pengacara saya. Katanya dia lagi enggak sadar diri saat itu, dalam kondisi mabuk,” kata Eza.

"Kan enggak ada orang mabuk dua hari berturut-turut, jawabannya selalu menantang saya. Dia minta maaf setelah mulai banyak berita," imbuh Eza.

Eza memilih tetap menempuh jalur hukum dengan melaporkan Qory pada aparat penegak hukum.

Baca juga: [TERPOPULER HYPE] Perawatan Mahal Krisdayanti Sebelum ke DPR | Eza Gionino Geram Diancam Santet

Penulis: Andika AditiaEditor: Andi Muttya Keteng Pangerang

Artikel Asli