Anak Berusia 13 Tahun Tersentrum Hingga Tewas Saat Sedang Bermain HP!

Popmama.com Dipublikasikan 09.10, 25/08/2019 • Ainun Fadhilah

Di dunia yang terus maju dan moderen ini, teknologi telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari. Terutama smartphone, telepon genggam ini sangat nyaman dan juga memberi kamu kemudahan dalam mengakses ke semua jenis hiburan dan informasi.

Hal ini membuat kamu tidak ingin meletakan telepon walau hanya sesaat. Kebanyakan masyarakat dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi, hal yang pertama dilakukan adalah melihat smartphone.

Dari orangtua hingga anak-anak semua menggunakan teknologi tersebut, banyak sekali kemudahan dan dampak negatif yang dihasilkan dari penggunaan telepon genggam.

Hingga pada saat daya baterai lemah, banyak orang yang masih tetap memaksakan penggunaan smarthphone.

Namun, sebaiknya kamu berpikir dua kali untuk menggunakannya saat sedang mengisi daya.

Sebab hal itu dapat menyebabkan konsekuensi yang merugikan atau bahkan fatal.

Dilansir dari Daily Mail, seorang anak laki-laki meninggal karena tersengat listrik ketika sedang bermain game online dismartphone. Saat melakukan pengisian daya baterai di sebuah restoran di Cina.

Untuk mengetahui kronologi kejadian ini Popmama.com telah merangkum informasinya, berikut ini!

1. Kronologi kejadian

Dailymail.co.uk

Anak laki-laki yang menjadi korban, berusia 13 tahun dan bernama Liu. Menurut saudara perempuan korban, Liu sedang makan di luar bersama temannya di sebuah restoran ayam goreng di Cina.

Terlihat dalam rekaman CCTV bahwa Liu sedang asyik bermain game pada smarthphone yang sedang dicolokan pada stop kontak. Liu dan temannya duduk bersama di stan yang sama. 

Beberapa menit kemudian dalam rekaman tersebut, tubuh Liu tidak lama menjadi kaku dan tegang ketika dia menerima kejutan dari tegangan listrik yang berasal dari smarthphone miliknya.

Tubuh Liu lemas dan merosot dari kursinya.

Menyaksikan kejadian itu, temannya bergegas untuk memeriksa kondisi Liu.

Kemudian dia dibawa ke rumah sakit oleh temannya dan orang-orang di sekitarnya.

2. Penanganan yang diberikan

Dailymail.co.uk

Setelah dilarikan ke rumah sakit, dokter memeriksa Liu dan telah berusaha untuk menyelamatkan nyawa Liu.

Namun Tuhan berkata lain. Setelah dua jam dokter berusaha menyelamatkannya, Liu menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit.

Dokter mengatakan bahwa Liu meninggal karena tubuhnya tersengat aliran listrik.

Saudara perempuan Liu juga menambahkan bahwa ada bekas luka bakar di wajah dan tubuh Liu.

Sayang sekali, Liu harus kehilangan nyawanya akibat bermain game pada saat melakukan pengisian daya baterai.

Hati-hati bahaya yang disebabkan jika kamu sering memainkansmartphone sambil charging, bisa membuat kamu mengalami peristiwa seperti ini.

3. Kesedihan saudari Liu hingga menyalahkan stop kontak sebagai penyebab kematian adiknya

Dailymail.co.uk

Bersedih atas kematian adik laki-lakinya, saudari itu lalu menyalahkan sketer restoran sebagai penyebab kematian Liu dan meminta agar dilakukan penyelidikan terhadap stop kontak tersebut.

Pihak restoran mengatakan bahwa kabel dan pengisi daya telepon benar-benar berfungsi dengan baik setelah kejadian, meskipun tidak sepenuhnya dengan perangkat yang asli.

Saudari Liu menjelaskan bahwa telepon genggam milik adik laki-lakinya masih berfungsi secara optimal dan tidak ada kerusakan yang ditemukan bahkan setelah insiden sengatan listrik.

Tips untuk tidak menggunakan HP saat melakukan pengisian daya baterai

Freepik/User14699452

Bermain telepon genggam secara berlebihan memiliki dampak yang tidak baik untuk anak-anak, dari mulai mengganggu kesehatan mata hingga merubah pola perilakunya.

Jika Mama membiarkan anak untuk bermain game di telepon genggam sebaiknya berikan batasan agar ia tidak terbiasa menggunakan teknologi ini. Guna menghindari bahaya akibat menggunakan smarthphone pada saat di charging.

Mama bisa menerapkan hal-hal seperti ini pada anak:

  • Beri batasan pada anak untuk bermain game, buatlah kesepakatan padanya saat Mama mengenalkan cara penggunaan telepon genggam pada anak.
  • Memberi pengertian kepada anak untuk bermain telepon genggam, apabila ia sudah terlanjur terbiasa menggunakan telepon genggam. Mama harus memberikan hukuman kecil sebagai peringatan untuknya.
  • Jauhkan telepon genggam yang sedang diisi daya dari jangkauan si Anak agar dia tidak dapat memainkannya.
  • Mama juga tidak boleh bermain telepon genggam saat sedang mencolokan charger ke stop kontak, sebab anak adalah peniru yang baik. Jika Mama memberi contoh yang tidak baik maka anak juga akan meniru.
  • Letakan telepon genggam di atas atau di tempat yang jauh dari jangkauan dan penglihatan si Anak.

Peringatkan si Anak kalau smartphone yang sedang dilakukan pengisian daya jangan dimainkan, jelaskan bahanya untuk tubuhnya.

Dengan menerapkan tips seperti di atas Mama bisa membuat si Anak terhindar dari bahaya smartphone yang bisa berakibat fatal pada si Anak. Seperti kejadian yang menimpa Liu.

Artikel Asli