Ambruknya 2 Rumah di Matraman yang Diduga Terimbas Proyek Saluran Air

kumparan Dipublikasikan 22.12, 14/12/2019 • Raga Imam
Suasana rumah yang ambruk di Jalan Kayu Manis IX, Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (14/12) Foto: Abyan Faisal/kumparan

Dua rumah di Jalan Kayu Manis IX, Matraman, Jakarta Timur, ambrol pada Jumat (13/12) pukul 23.00 WIB. Diduga kedua rumah itu ambruk terimbas proyek perbaikan saluran air yang tengah berlangsung di depannya.

Pantauan kumparan, kerusakan kedua rumah itu terlihat parah. Bahkan tembok salah satu rumah roboh total dan bagian atas rumah sebelah kiri bahkan hampir jatuh.

Salah satu korban, Seno (38), mengungkapkan, ia menyadari lantai rumahnya retak ketika akan pergi ke toilet. Ia melihat keramik-keramik toiletnya retak.

Ia pun menghampiri pekerja proyek perbaikan saluran yang masih bekerja. Ia meminta para pekerja untuk mencoba melihat rumahnya yang ambruk.

"Setelah itu pas pekerja proyek itu ke dalam (rumah) menuju keluar, saya posisi masih di sini (di luar rumah) sama pekerja proyek dan petugas PPSU tiba-tiba nih (rumah) roboh," kata Seno kepada kumparan, Sabtu (14/12).

Suasana rumah yang ambruk di Jalan Kayu Manis IX, Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (14/12) Foto: Abyan Faisal/kumparan

Sementara itu, Lia Hardini (49), juga menyadari rumahnya ambruk dari kamar mandinya. Ia melihat WC terangkat dan ada bagian lantai kamar mandi yang amblas.

"Pertama sih, dari ruang kamar mandi ini WC-nya angkat. Kamar mandi kedua juga tanahnya ke bawah gitu, amblas. Nah, pas malam, pas pada ngelihat dari PPSU Kayu Manis kan difoto. Udah difoto keluar dari rumah ini sekitar jam 23.00-an langsung rubuh," jelasnya.

Seno dan Lia pun menduga ambruknya rumah karena imbas proyek saluran air di depannya. Mereka meminta pihak kontraktor proyek mengganti kerugian yang dideritanya.

"Saya enggak minta uang, (saya) minta dirapihin lagi. Pokoknya nanti dibicarakan lagi," ujar Lia.

Suasana rumah yang ambruk di Jalan Kayu Manis IX, Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (14/12) Foto: Abyan Faisal/kumparan

Kadis Dinas Sumber Daya Air Pemprov DKI Jakarta, Juaini mengatakan akan menelusuri insiden tersebut. Pemprov DKI juga akan memberi peringatan kepada pihak yang mengerjakan saluran air.

"(Kami) beri teguran keras kepada kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut," kata Juaini saat dikonfirmasi kumparan, Sabtu (14/15).

Namun, ia memastikan Pemprov DKI Jakarta dan kontraktor proyek bakal memperbaiki kedua hunian yang ambruk.

"Nanti kita perbaiki. Kerja sama dengan pihak yang lagi mengerjakan proyek saluran itu," tutur Juaini.

Artikel Asli