Alyssa Milano Takut Sekarat Saat Dinyatakan Positif Covid-19

REPUBLIKA ONLINE Dipublikasikan 10.35, 07/08 • Nora Azizah
Alyssa Milano harus memakai alat bantu pernapasan saat terinfeksi Covid-19 (Foto: Alyssa Milano)
Alyssa Milano harus memakai alat bantu pernapasan saat terinfeksi Covid-19 (Foto: Alyssa Milano)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Artis dan produser asal Amerika Serikat (AS), Alyssa Milano, takut sekarat setelah dirinya dinyatakan terinfeksi Covid-19 di awal tahun. Bintang serial “Who’s the Boss” itu membagikan kisahnya melawan Covid-19 melalui Instagram pribadinya. Milano mengunggah foto dirinya yang mengenakan alat bantu pernapasan. 

“Ini adalah aku pada 2 April setelah sakit selama dua pekan. Aku belum pernah sakit seperti ini,” tulis wanita berumur 47 tahun itu, dikutip Jumat (7/8).

Milano menggambarkan bagaimana dirinya merasakan Covid-19. Rasa sesak yang dia rasakan seperti ada seekor gajah yang menduduki dadanya. 

“Aku tak bisa bernapas. Aku tak bisa makan. AKu kehilangan 9 pon (4 kg) dalam dua pekan, aku bingung. Demam ringan. Dan, sakit kepala parah,” kata Milano.

Meski menunjukkan gejala Covid-19, Milano mendapat dua kali hasil tes negatif virus corona pada akhir Maret, serta menjalani tes antibodi. Salah satu pemeran “Melrose Place” itu kemudian merasakan sejumlah gejala yang tak kunjung sembuh, seperti vertigo, nyeri perut, menstruasi tak lancar, jantung berdebar-debar, sesak napas, sulit mengingat, dan tak enak badan. 

Akhirnya, Milano kembali menjalani tes antibodi lagi. Kali ini, Milano dinyatakan positif antibodi Covid-19.

Merasakan pengujian berkali-kali, Milano menyadari bahwa sistem pengujian bisa saja tak akurat. Karena itu, menurut dia, pemerintah dan orang-orang tidak tahu berapa angka sebenarnya orang yang terinfeksi virus corona?

“Aku juga ingin kalian tahu, penyakit ini bukan hoaks. Ku pikir sedang sekarat. Rasanya seperti aku sekarat. Aku akan menyumbang plasmaku agar bisa menyelamatkan nyawa (lain),” ujar Milano.

Ibu dua anak itu juga meminta semua orang rajin mencuci tangan, mengenakan masker, dan menjaga jarak sosial. 

Artikel Asli