Alex Kaget Dibangunkan Marc Marquez Pagi-Pagi

SINDOnews Dipublikasikan 18.13, 06/08 • Yova Adhiansyah
Alex Kaget Dibangunkan Marc Marquez Pagi-Pagi
Alex Marquez menceritakan kronologi saat Marc Marquez mematahkan pelat titanium yang menempel di lengan kanannya / Foto:

Alex Marquez menceritakan kronologi saat Marc Marquez mematahkan pelat titanium yang menempel di lengan kanannya. Peristiwa aneh itu terjadi pada Senin (3/8/2020) pagi wkatu setempat, saat kakak kandungnya tersebut membangunkan tidurnya dan mengatakan bahwa lengan kanannya merasakan sakit yang luar biasa.

"Saya tinggal bersama Marc dan jam 7:30 pagi, hari Senin, Marc bangun sedikit lebih awal dariku, jadi aku masih di tempat tidur dan dia membangunkanku dengan lengan patah. Dia hanya berencana untuk berjalan-jalan dengan anjing-anjing dan sedikit bersantai, tapi membuka jendela besar seperti jendela pintu dan mematahkan lengan kanannya. Itu terjadi seperti ini," tutur Alex dikutip dari Crash, Jumat (7/8).

Lebih jauh, Alex bercerita bahwa Marquez tidak hanya membangunkan dirinya saja. Fisioterapi yang berada di rumah juga dibangunkan untuk membantu proses pemulihan. (Baca juga: Marc Marquez Unggah Foto Salam Dua Jari)

"Kemudian mereka (Marquez) menelepon Emilio Alzamora dan langsung pergi ke rumah sakit. Itu adalah situasi yang aneh tetapi itu bisa terjadi."

Akibat kecerobohan tersebut Marquez terpaksa absen di seri ketiga MotoGP yang berlangsung di Sirkuit Automotodrom Brno, akhir pekan ini. Juara bertahan itu juga masih diragukan apakah bisa tampil di seri keempat di Sirkuit Red Bull Ring atau tidak.

Selama Marquez absen, pembalap penguji HRC Stefan Bradl akan menggantikan perannya. Alex berharap bisa mendapatkan sedikit wejangan dari kakak kandungnya saat ia menyaksikan balapan lewat tayangan televisi di rumah. (Baca juga: Gara-Gara Buka Jendela Rumah Penyebab Lengan Kanan Marquez Patah)

"Marc saudara saya dan saya mengalami situasi sulit itu, tetapi tidak ada yang berubah tentang bagaimana mendekati akhir pekan ini untuk saya dan tiga balapan berturut-turut. Mentalitas yang sama; cobalah untuk meningkatkan," katanya.

"Saya pemula jadi setiap hari penting bagi saya. Dan Marc akan mengatakan sesuatu kepada saya sambil menonton dari rumah, pasti! Tiga balapan berturut-turut akan sulit secara fisik dan mental, tapi kami tidak memiliki banyak perjalanan yang harus dilakukan dari Republik Ceko ke Austria, jadi saya pikir itu akan lebih baik daripada Jepang-Australia-Malaysia. Kami adalah pembalap dan kami berlatih untuk ini," pungkas Alex.

Artikel Asli