Alasan Bayi Diberi MPASI Saat Usia 6 Bulan

Haibunda Dipublikasikan 23.48, 05/12/2019 • Radian Nyi Sukmasari

Saat usia 6 bulan, sudah waktunya bayi diberi Makanan Pendamping ASI alias MPASI. Meskipun, karena beberapa hal ada juga orang tua yang memberi MPASI saat anak belum genap 6 bulan.

Lantas, kenapa sih MPASI baru diberi pada bayi saat usia 6 bulan? Menurut Dr.Soedjatmiko, Sp.A(K)., MSi, sebelum usia 6 bulan, enzim pencernaan bayi belum sempurna. Artinya bayi belum bisa mencerna zat tepung dan protein dengan sempurna.

"Kemudian, sistem kekebalan usus belum sempurna. Sistem kekebalan usus berfungsi melapisi protein makanan penyebab alergi belum cukup diproduksi," kata pria yang akrab disapa Miko ini mengutip bukunya Cara Praktis Membentuk Anak Sehat, Tumbuh Kembang Optimal, Kreatif, dan Cerdas Multipel.

"Sehingga, banyak protein masuk ke sel-sel usus merangsang reaksi alergi dan intoleransi," tambah Miko.

Ilustrasi mpasi

Ilustrasi mpasi/ Foto: iStock Alasan ketiga, di umur 6 bulan bayi sudah belajar mengunyah. Kemudian, mulai bisa menelan makanan padat sehingga risiko tersedak berkurang. Kata Miko, keterampilan ini perlu dilatih dan dikembangkan sejak umur 6 bulan.

Tujuannya, agar lebih mahir. Caranya, dengan memberi MPASI yang teksturnya semakin kasar dan padat. Lalu, apa aja tanda-tanda bayi sudah siap menerima makanan padat?

"Ciri-cirinya adalah bayi bisa mempertahankan kepala agar tetap tegak, bisa duduk dengan sedikit bantuan lalu mampu menahan keseimbangan tubuh, sambil tangan menggapai obyek atau mainan di dekatnya," papar Miko.

Kemudian, bayi menunjukkan minat terhadap makanan dan refleks menjulurkan lidah sudah berkurang atau hilang. Lalu, bayi bisa menggerakkan makanan dari rongga mulut bagian depan ke belakang kemudian menelannya.

Artikel Asli