Akun Facebook Giring Polisi Ringkus Pelaku Mutilasi Pelajar di Bengkulu

Kompas.com Regional Dipublikasikan 04.00, 23/01 • Kontributor Bengkulu, Firmansyah
Tengkorak kepala pelajar Astrid, korban penculikan dan mutilasi pelaku Yo, seorang sopir angkot di Bengkulu. (KOMPAS.COM/FIRMANSYAH)  Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul
Tengkorak kepala pelajar Astrid, korban penculikan dan mutilasi pelaku Yo, seorang sopir angkot di Bengkulu. (KOMPAS.COM/FIRMANSYAH)

BENGKULU, KOMPAS.com - Astrid (15) seorang pelajar SMA yang menghilang sejak November 2019 akhirnya ditemukan, walau dalam keadaan mengenaskan. 

Ia ditemukan tinggal kepala tengkorak dan bagian kaki di Jembatan Air Merah Desa Air Merah, Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, Selasa (21/1/2020).

Sebelumnya polisi berhasil meringkus pelaku inisial Yo, seorang sopir angkot langganan Astrid saat berangkat sekolah. 

Keberhasilan polisi meringkus pelaku berdasarkan akun Facebook korban yang masih aktif saat korban telah dinyatakan hilang.

"Penangkapan pelaku berdasarkan akun facebook korban yang masih aktif sementara korban telah dinyatakan hilang," kata Kapolres Rejang Lebong, AKBP Jeki Rahmat Mustika di lokasi penemuan tengkorak korban, Rabu (23/1/2020).

"Dari situ dilakukan pelacakan keberadaan ponsel korban dan ditemukan di mobil pelaku yang bekerja sebagai sopir angkot," lanjutnya.  

Pelaku minta tebusan Rp 100 juta, tapi batal

Lihat postingan ini di Instagram

Semoga Cepat Terungkap . . . Sumber: @bengkuluekspressdotcom dan Story @rejanglebongterkini

Sebuah kiriman dibagikan oleh BENGKULU INFO (@bengkuluinfo) pada 21 Jan 2020 jam 11:16 PST

Pelaku juga sempat telpon keluarga korban untuk meminta tebusan Rp 100 juta. 

Permintaan itu sempat dipenuhi keluarga Astrid. Namun pelaku secara sepihak membatalkan pertemuan.

Selanjutnya polisi melakukan penyidikan dan ditangkaplah pelaku Yo.

Bersama pelaku diamankan barang bukti berupa ponsel korban, sepeda motor, sejumlah pakaian dalam perempuan.

Pelaku akhirnya mengakui bahwa telah membunuh korban yang mayatnya dibuang di sungai.

Berdasarkan pengakuan itulah polisi menemukan tengkorak kepala korban di sebuah sungai.

"Untuk saat ini motifnya masih penculikan dan pembunuhan, untuk motif lainnya masih kita dalami," demikian Kapolres.

Penulis: Kontributor Bengkulu, Firmansyah

Editor: Aprillia Ika

Artikel Asli