Akui Lakukan Pelecehan Seksual, Turah Parthayana Sempat Asingkan Diri

Suara.com Dipublikasikan 06.44, 06/08 • Ferry Noviandi
Turah Parthayana [Instagram]
Turah Parthayana [Instagram]

Suara.com - Manajer Turah Parthayana, Jehian Panangian Sijabat membenarkan artis asuhannya melakukan pelecehan seksual pada korban yang berinisial J. J adalah teman Turah saat mereka tinggal di asrama Pairs, Rusia.

Kejadian itu berlangsung pada 23 November 2019 saat Turah dan J nonton film horor di kamar teman mereka berinisial D.

Turah Parthayana [Instagram]

"Turah Parthayana tidak menyangkal pengakuan pelecehan seksual yang dilakukan olehnya," ujar Jehian mengawali thread di Twitter, Kamis (6/8/2020).

Pengakuan itu juga disertai surat dari Gokma Sahat Tua Sinaga, Ketua Permira (Perhimpunan Mahasiswa Indonesia) di Universitas Negeri Tomsk, Rusia tempat kuliah Turah Parthayana.

"Saya yang bertanda tangan di bawah ini atas nama ketua Permira Tomsk menyatakan saudara Turah telah melakukan tindakan seksual secara terencana dan disadari terhadap saudari J," demikian surat yang ditulis pada 26 November 2019.

Dikatakan Jehian, artisnya yang berkecimpung di dunia YouTube sebagai content creator menyentuh korbannya, J beberapa kali.  

"Menurut pengakuan J, TP (Turah Parthayana) melakukan tiga kali sentuhan seksual tanpa persetujuan J," kata manajer Turah Parthayana.

Sanksi yang diterima Turah Parthayana 

Kejadian itu kemudian diketahui Gokma dan telah dimediasi oleh Ketua Permari tersebut.

 [Instagram/Turahparthayana]

"TP memohon maaf dan bersedia menerima sanksi. Yaitu berupa pengunduran dirinya dari PPI (Perhimpunan Pelajar Indonesia) Universitas Negeri Tomsk, Rusia. Serta dikeluarkan dari kepanitiaan yang dijalani," papar Jehian.

Turah Parthayana kemudian mengasingkan diri. Ia tidak melakukan kontak dengan mahasiswa di Tomsk. "Dilakukan sebagai tanda penyesalan," imbuh Jehian.

Berdasarkan keterangan dari Gokma dan Turah Parthayana, kasus pelecehan seksual sebenarnya tidak ingin disebar. Alasannya karena ingin menjaga nama baik J, sebagai korban.

"Tapi melihat thread yang dibuat Sandi (akun @sandi_sa119), mungkin J berubah pikiran," jelas sang manajer.

Artikel Asli