Akankah Resesi Singapura Merembet ke Indonesia? Ini Kata Sri Mulyani

SINDOnews Dipublikasikan 10.52, 15/07 • Rina Anggraeni
Akankah Resesi Singapura Merembet ke Indonesia? Ini Kata Sri Mulyani
Pemerintah Indonesia menyiapkan langkah-langkah untuk menahan agar resesi tak terjadi. Foto/Ilustrasi

Pandemi virus corona terbukti telah meluluhlantakan kondisi ekonomi dunia. Sejumlah negara dengan ekonomi yang kuat dan mapan pun terpuruk dan harus mengalami resesi.

Terbaru, negara tetangga Singapura mengumumkan pertumbuhan ekonominya di kuartal II/2020 terseok hingga minus 41,2% dibandingkan kuartal I/2020. Lantas, akankah resesi yang terjadi di Negeri Singa itu akan merambat ke Indonesia?

Menjawab pertanyaan tersebut, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan telah mengencangkan sabuk ekonomi Indonesia agar resesi tidak terjadi.

"Kita tetap fokus dari sisi kontribusi pertumbuhan ekonomi, karena seperti kita tahu di kuartal II berbagai sektor mengalami tekanan yang sangat dalam, manufaktur, perdagangan, transportasi. Jadi sebisa mungkin kita harus genjot di triwulan II ini," ujar Sri Mulyani di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (15/7/2020).

(Baca Juga: Singapura Resesi, Warning bagi Ekonomi Indonesia)

Menkeu pun menegaskan akan terus mendorong ekspor ke beberapa negara agar kinerja ekonomi Indonesia tetap tumbuh. Salah satunya, pemerintah akan mendorong mengekspor alat kesehatan dan alat pelindung diri (APD) ke sejumlah negara.

"Ini sedang permintaan final ke negara lain, karena itu kita akan genjot ekspor APD. Karena sekarang ini perluasan Covid sudah kembali melonjak, terlebih di Amerika Serikat," tandasnya.

Artikel Asli