Ajaib! Ibu Meninggal Usai Melahirkan, Mendadak Hidup karena Ucapan Suami

Haibunda Dipublikasikan 23.30, 07/08 • Annisa Afani
Ajaib! Ibu Meninggal Usai Melahirkan, Mendadak Hidup karena Ucapan Suami/Foto: iStock

Seorang wanita bernama Melanie Pritchard asal Arizona mengalami hal yang menakjubkan, Bunda. Bagaimana tidak, secara ajaib ia dapat kembali hidup setelah dinyatakan meninggal usai melahirkan putrinya secara caesar.

Kisah ini berawal kala Melanie harus dibawa oleh suaminya, Doug Pritchard, ke rumah sakit untuk melahirkan. Namun setibanya di rumah sakit, Melanie secara tiba-tiba merasa pusing sampai terjatuh, dan berhenti bernapas.

Dokter pun bereaksi cepat. Melanie dibawa ke ruang operasi. Tim dokter melakukan operasi darurat. Melanie sekarat karena emboli cairan ketuban, yakni reaksi alergi yang jarang terjadi selama kehamilan yang menyebabkan jantung dan paru-parunya tertutup.

Sementara itu, operasi caesar dilakukan untuk menyelamatkan anaknya. Setelah bayinya lahir, kondisi Melanie semakin memburuk. Bahkan, detak jantungnya tak lagi terdeteksi, Bunda.

"Saya melihat ke monitornya dan semuanya mulai berkedip nol. Dia tidak bernapas. Mereka menyebutnya code blue," kata Doug, dikutip dari CBN.

Doug saat itu sudah merasa sangat cemas, ia bahkan khawatir akan menjadi duda setelah tiga tahun menikahi Melanie. Dan ternyata kabar buruk datang dari dokter, Melanie dinyatakan meninggal dunia secara klinis.

Dengan perasaan terpukul, Doug dibawa ke ruangan ruangan tempat istrinya terbujur kaku. Pada kesempatan tersebut, Doug membisikkan beberapa kalimat di telinga ibu dari putrinya, Gabriella.

Ilustrasi Bayi baru lahir/Foto: iStock

"Aku mencintaimu. Jika masih bisa, berjuanglah terus," katanya.

Doug dan keluarganya yang lain berdoa. Beberapa jam setelah itu, secara ajaib Melanie kembali memiliki kesadaran, Bunda. Saat mata Melanie terbuka, sang suami menunjukkan foto putri mereka yang telah lahir ke dunia dengan selamat.

"Matanya berlinang air, saya berlari dan meraih tangannya erat-erat. 'Apa kabar? Kamu baik-baik saja? aku sangat bangga padamu," kenang Doug saat mendapati istrinya kembali sadar.

Di tengah kebahagiaannya, Doug dan keluarganya mengetahui bahwa ada situasi rumit yang akan dihadapi Melanie. Dokter mengatakan bahwa istrinya kemungkinan akan mengalami gangguan saraf, serta membutuhkan transplantasi jantung atau paru-paru.

Terlepas yang dikatakan dokter, segalanya justru membaik. Melanie dapat bernapas sendiri dan menghentikan sebagian besar pengobatan serta alat yang menempel pada tubuhnya.

"Saya terbangun dengan kedamaian yang luar biasa. Ingatan pertama hanya menanyakan apa yang terjadi? Di mana putriku?" ujar Melanie.

Dia pun akhirnya diizinkan pulang ke rumah setelah seminggu dalam perawatan. Di balik semua keajaiban tersebut, ternyata Melanie merupakan sosok yang taat beribadah, dan sering berdoa lho, Bunda.

"Saya selalu berdoa agar Tuhan melindungi saya selama kehamilan dan persalinan. Saya percaya pada kekuatan doa. Sekarang saya telah hidup melalui kekuatan doa, saya mempercayainya 100 kali lebih banyak," ucap Melanie, yang mendapatkan banyak doa dari keluarga dan teman-temannya ketika dinyatakan meninggal secara klinis.

Artikel Asli